SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Pemerintah kembali melakukan penyesuaian terhadap kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA). Kali ini, pemerintah berencana memberikan pengecualian kewajiban penempatan DHE bagi ekspor ke lima negara tertentu.
Kebijakan tersebut diungkapkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso usai menghadiri pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (24/7/2026).
“Terkait negara-negara yang mendapat pengecualian kewajiban DHE, kira-kira ada lima negara. Nanti Pak Menko akan menerbitkan suratnya,” ujar Susiwijono.
Meski demikian, pemerintah belum mengungkap negara mana saja yang akan mendapatkan pengecualian tersebut. Daftar resmi akan diumumkan setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerbitkan surat keputusan.
Kebijakan DHE SDA sendiri merupakan aturan yang mewajibkan eksportir sektor sumber daya alam menempatkan sebagian devisa hasil ekspornya di sistem keuangan Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah memperkuat cadangan devisa negara, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta meningkatkan likuiditas perbankan nasional.
Namun, dalam pelaksanaannya pemerintah juga memberikan sejumlah relaksasi agar kegiatan ekspor tetap berjalan lancar dan tidak mengurangi daya saing pelaku usaha di pasar internasional.
Penambahan negara yang dikecualikan dari kewajiban DHE SDA dinilai sebagai salah satu bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan perdagangan internasional dan kerja sama ekonomi dengan negara mitra.
Meski ada pengecualian bagi lima negara tersebut, pemerintah memastikan kebijakan DHE SDA tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah juga menegaskan aturan ini tetap berlaku bagi mayoritas kegiatan ekspor sumber daya alam sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya kebijakan baru ini, para eksportir diharapkan segera mencermati aturan resmi yang akan diterbitkan pemerintah agar dapat menyesuaikan mekanisme transaksi ekspor sesuai ketentuan yang berlaku.
(Anton)

























