SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah maksimal untuk mengatasi persoalan pendidikan di Indonesia, terutama dalam memastikan akses belajar bagi seluruh anak.
“Pemerintah pusat berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik, khususnya pada anak didik kita di Indonesia, dan Program Indonesia Pintar (PIP) itu berjalan dengan baik,” ujar La Tinro di Gedung DPR RI, Rabu (11/2/2026).
Terkait meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Ngada, Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu, ia menyampaikan duka cita mendalam sekaligus berharap peristiwa serupa tidak terulang.
“Pertama-tama, kami sangat terpukul dan saya di Komisi X DPR RI menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anak kita. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi pada masa yang akan datang,” katanya.
Politisi Partai Gerindra itu menilai pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya optimal agar persoalan biaya pendidikan tidak menjadi hambatan bagi siswa.
“Yang mengherankan kami, karena ini masalah pembiayaan sekolah. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemda sudah melakukan sebaik-baiknya, dan dalam undang-undang kita, dana pendidikan itu 20 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan secara luas kepada siswa di berbagai daerah. Namun, perlu dipastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar diterima oleh yang berhak.
“Dana PIP ini apakah sudah sampai ke tangan anak kita ini atau memang tidak mendapatkannya. Kalau belum dapat, apakah ini masalah administrasi dari keluarga atau memang belum tercatat sebagai yang wajib menerima,” ungkap legislator asal Sulawesi Selatan itu.
Selain bantuan pendidikan, pemerintah juga menyalurkan dukungan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi keluarga kurang mampu, guna memastikan keberlanjutan pendidikan anak tetap terjaga.
La Tinro menekankan pentingnya koordinasi dan evaluasi bersama agar seluruh program bantuan pemerintah dapat tepat sasaran, sehingga tidak ada lagi anak Indonesia yang terhambat mengenyam pendidikan karena kendala ekonomi.
(Anton)



















































