SUARAINDONEWS.COM, Bojonegoro, Indonesia — Talenta muda Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat dunia. Parama Hansa Abhipraya, siswa berusia 7 tahun asal Bojonegoro, berhasil meraih 2nd Silver Trophy pada ajang Piano Golden Lion Competition Singapore 2026, sebuah kompetisi musik internasional bergengsi yang diikuti sekitar 2.000–2.500 peserta dari berbagai negara.
Prestasi ini menambah daftar capaian internasional Parama setelah sebelumnya dinobatkan sebagai World Star Champion pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025, serta meraih medali emas dalam berbagai kompetisi akademik global, antara lain:
- PIMSO (Philippine International Mathematical and Science Olympiad)
- AMO (Asia Mathematics Olympiad)
- HKIMO (Hong Kong International Mathematical Olympiad)
- GMEC (Global Mathematics Elite Competition)
Keberhasilan Parama menunjukkan kapasitas luar biasa dalam memadukan keunggulan sains dan seni sejak usia dini.
Pihak penyelenggara dan komunitas pendidikan internasional menilai Parama sebagai contoh talenta multidisipliner yang tidak hanya unggul dalam logika dan matematika, tetapi juga memiliki sensitivitas artistik yang kuat melalui musik klasik.
Apresiasi juga datang dari Federation of International Music & Arts Organizations (FIMO) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, yang menyoroti pencapaian ini sebagai representasi positif generasi muda Indonesia di panggung global.
“Prestasi ini mencerminkan potensi besar generasi muda Indonesia untuk bersaing secara internasional, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga seni. Talenta seperti Parama menunjukkan bahwa integrasi sains dan seni dapat melahirkan keunggulan yang utuh,” ujar perwakilan komunitas seni internasional dalam keterangan apresiasi.
Ajang Piano Golden Lion Singapore dikenal sebagai kompetisi yang menekankan tidak hanya pada teknik bermain piano, tetapi juga musikalitas, interpretasi, serta kepercayaan diri peserta di atas panggung—menjadikannya salah satu platform penting bagi musisi muda dunia.
Capaian Parama diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk berani mengembangkan minat secara luas, sekaligus menegaskan pentingnya dukungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan dalam membentuk generasi berprestasi global.
Tentang Parama Hansa Abhipraya
Parama adalah pelajar muda asal Bojonegoro yang menekuni bidang matematika dan musik klasik sejak usia dini. Ia dikenal sebagai siswa dengan minat kuat pada pembelajaran multidisipliner, serta aktif mengikuti berbagai kompetisi internasional di bidang STEM dan seni.
(Anton)



















































