Minggu, 4 Oktober 2026
SUARAINDONEWS
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Dulu Bikin Heboh, Kini Nissan Juke Jadi Mobil Listrik 100 Persen

    Dulu Bikin Heboh, Kini Nissan Juke Jadi Mobil Listrik 100 Persen

    Tesla Punya Mobil Tanpa Setir dan Pedal, NHTSA Bertanya: Legal Nggak Nih? Jawabnya Wajib di Bawah Sumpah

    Tesla Punya Mobil Tanpa Setir dan Pedal, NHTSA Bertanya: Legal Nggak Nih? Jawabnya Wajib di Bawah Sumpah

    Tampil Mewah dan Berwibawa, Hongqi E-HS9 Bawa Filosofi Taihe ke Era Mobil Listrik Modern

    Tampil Mewah dan Berwibawa, Hongqi E-HS9 Bawa Filosofi Taihe ke Era Mobil Listrik Modern

    Hyundai Buka Pesanan IONIQ 3 di Eropa, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Buka Pesanan IONIQ 3 di Eropa, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Ioniq V Resmi Buka Pre-Sale di China, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Ioniq V Resmi Buka Pre-Sale di China, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

  • OLAHRAGA
    Panahan Indonesia Cetak Sejarah, Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Asian Games 2026

    Panahan Indonesia Cetak Sejarah, Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Asian Games 2026

    Mitchell Baker Mengamuk, Borong 5 Gol Saat Indonesia Hajar Bangladesh 9-2 dan Lolos ke Final

    Mitchell Baker Mengamuk, Borong 5 Gol Saat Indonesia Hajar Bangladesh 9-2 dan Lolos ke Final

    Baru 19 Tahun, Zhang Zhanshuo Borong 7 Emas Asian Games, Nilai Diri Malah Cuma 85

    Baru 19 Tahun, Zhang Zhanshuo Borong 7 Emas Asian Games, Nilai Diri Malah Cuma 85

    Cristiano Ronaldo 41 Tahun Masih Dipanggil Portugal, CR7 Buka Perjalanan Nations League dengan Kemenangan

    Cristiano Ronaldo 41 Tahun Masih Dipanggil Portugal, CR7 Buka Perjalanan Nations League dengan Kemenangan

    Puan Beri Dukungan untuk Kontingen RI di Asian Games 2026: Tim Garuda Pasti Harumkan Nama Bangsa

    Puan Beri Dukungan untuk Kontingen RI di Asian Games 2026: Tim Garuda Pasti Harumkan Nama Bangsa

    Persija vs Persib Kembali ke GBK, Izin Polisi Jadi Sorotan Jelang 12 September

    Persija vs Persib Kembali ke GBK, Izin Polisi Jadi Sorotan Jelang 12 September

    Lepas Kontingen Asian Games 2026, Prabowo: Berikan yang Terbaik bagi Bangsamu

    Lepas Kontingen Asian Games 2026, Prabowo: Berikan yang Terbaik bagi Bangsamu

    MESSI BILANG “CUKUP!”: Sang Raja Argentina Tinggalkan Timnas di Usia 39 Tahun, 207 Laga dan 125 Gol Jadi Warisan

    MESSI BILANG “CUKUP!”: Sang Raja Argentina Tinggalkan Timnas di Usia 39 Tahun, 207 Laga dan 125 Gol Jadi Warisan

    Bola “Tangan Tuhan” Diego Maradona Terjual Rp54 Miliar, Jauh di Bawah Perkiraan Rp161 Miliar

    Bola “Tangan Tuhan” Diego Maradona Terjual Rp54 Miliar, Jauh di Bawah Perkiraan Rp161 Miliar

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Dulu Bikin Heboh, Kini Nissan Juke Jadi Mobil Listrik 100 Persen

    Dulu Bikin Heboh, Kini Nissan Juke Jadi Mobil Listrik 100 Persen

    Tesla Punya Mobil Tanpa Setir dan Pedal, NHTSA Bertanya: Legal Nggak Nih? Jawabnya Wajib di Bawah Sumpah

    Tesla Punya Mobil Tanpa Setir dan Pedal, NHTSA Bertanya: Legal Nggak Nih? Jawabnya Wajib di Bawah Sumpah

    Tampil Mewah dan Berwibawa, Hongqi E-HS9 Bawa Filosofi Taihe ke Era Mobil Listrik Modern

    Tampil Mewah dan Berwibawa, Hongqi E-HS9 Bawa Filosofi Taihe ke Era Mobil Listrik Modern

    Hyundai Buka Pesanan IONIQ 3 di Eropa, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Buka Pesanan IONIQ 3 di Eropa, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Ioniq V Resmi Buka Pre-Sale di China, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Hyundai Ioniq V Resmi Buka Pre-Sale di China, Harga Mulai Rp400 Jutaan

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

  • OLAHRAGA
    Panahan Indonesia Cetak Sejarah, Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Asian Games 2026

    Panahan Indonesia Cetak Sejarah, Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Asian Games 2026

    Mitchell Baker Mengamuk, Borong 5 Gol Saat Indonesia Hajar Bangladesh 9-2 dan Lolos ke Final

    Mitchell Baker Mengamuk, Borong 5 Gol Saat Indonesia Hajar Bangladesh 9-2 dan Lolos ke Final

    Baru 19 Tahun, Zhang Zhanshuo Borong 7 Emas Asian Games, Nilai Diri Malah Cuma 85

    Baru 19 Tahun, Zhang Zhanshuo Borong 7 Emas Asian Games, Nilai Diri Malah Cuma 85

    Cristiano Ronaldo 41 Tahun Masih Dipanggil Portugal, CR7 Buka Perjalanan Nations League dengan Kemenangan

    Cristiano Ronaldo 41 Tahun Masih Dipanggil Portugal, CR7 Buka Perjalanan Nations League dengan Kemenangan

    Puan Beri Dukungan untuk Kontingen RI di Asian Games 2026: Tim Garuda Pasti Harumkan Nama Bangsa

    Puan Beri Dukungan untuk Kontingen RI di Asian Games 2026: Tim Garuda Pasti Harumkan Nama Bangsa

    Persija vs Persib Kembali ke GBK, Izin Polisi Jadi Sorotan Jelang 12 September

    Persija vs Persib Kembali ke GBK, Izin Polisi Jadi Sorotan Jelang 12 September

    Lepas Kontingen Asian Games 2026, Prabowo: Berikan yang Terbaik bagi Bangsamu

    Lepas Kontingen Asian Games 2026, Prabowo: Berikan yang Terbaik bagi Bangsamu

    MESSI BILANG “CUKUP!”: Sang Raja Argentina Tinggalkan Timnas di Usia 39 Tahun, 207 Laga dan 125 Gol Jadi Warisan

    MESSI BILANG “CUKUP!”: Sang Raja Argentina Tinggalkan Timnas di Usia 39 Tahun, 207 Laga dan 125 Gol Jadi Warisan

    Bola “Tangan Tuhan” Diego Maradona Terjual Rp54 Miliar, Jauh di Bawah Perkiraan Rp161 Miliar

    Bola “Tangan Tuhan” Diego Maradona Terjual Rp54 Miliar, Jauh di Bawah Perkiraan Rp161 Miliar

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
SUARAINDONEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
  • NEWS
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
  • LIFESTYLE
  • RAGAM
  • NETWORK
Home BIROKRASI MPR RI

Lestari Moerdijat: Peran Masyarakat Adat Penting dalam Membangkitkan Kembali Ekosistem Pangan Lokal

suaraindonews by suaraindonews
20 Mei 2026
in MPR RI
0
Lestari Moerdijat: Peran Masyarakat Adat Penting dalam Membangkitkan Kembali Ekosistem Pangan Lokal
Share on FacebookShare on Twitter

SUARAINDONEWS. COM, Jakarta – Semangat Kebangkitan Nasional harus mampu mewujudkan pemahaman dan pengetahuan anak bangsa, terkait pentingnya peran masyarakat adat dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan sumber pangan di tanah air.

“Wilayah adat menyimpan banyak kawasan hutan dan sumber pangan lokal yang penting bagi keberlanjutan ekosistem. Masyarakat adat merupakan benteng terakhir dalam penyelamatan keanekaragaman hayati dan perwujudan kedaulatan pangan berkelanjutan,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Keanekaragaman Hayati, Masyarakat Adat, dan Pangan yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 , Rabu (20/5).

Diskusi yang dimoderatori Arimbi Heroepoetri, S.H., L.LM (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu, menghadirkan Hilmar Farid, Ph.D (Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek RI periode 2019 – 2024), Helianti Hilman, S.H., L.LM (Founder Javara Indigenous Indonesia), dan Dicky Senda (Pendiri Komunitas Lakoat Kujawas) sebagai narasumber.

Selain itu hadir Sapariah Saturi (Managing Editor di Mongabay Indonesia) sebagai penanggap.

Menurut Lestari, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei yang mengusung tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, berkorelasi erat dengan tema peringatan hari Keanekaragaman Hayati Internasional pada 22 Mei mendatang yang mengusung tema Bertindak pada Ranah Lokal yang Berdampak Global.

Dua peringatan tersebut, ujar Lestari, berupaya membangun momentum untuk membangun kepedulian para pemangku kepentingan dan masyarakat terhadap masa depan.

Lestari berpendapat bahwa di tengah ancaman krisis iklim dan penyeragaman konsumsi, wilayah adat terbukti mampu menjaga ekosistem sekaligus menyediakan sumber nutrisi yang melimpah secara mandiri.

Data Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) mencatat, sedikitnya 4,9 juta hektar areal budidaya masyarakat adat menjadi tumpuan sistem pangan lokal mandiri.

Masyarakat adat dan komunitas lokal, ujar Lestari, secara tradisional terbukti ikut melestarikan 80% biodiversitas dunia.

BACA JUGA :  Lepas Mudik Gratis Bersama Ke Lampung, Ketua MPR: Bentuk Kepedulian MPR Dan Elemen Masyarakat Lainnya Kepada Rakyat

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengungkapkan bahwa keanekaragaman hayati di Indonesia merupakan sumber pangan yang kerap terlupakan.

Padahal, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat Indonesia memiliki lebih dari 5.500 jenis tanaman pangan dan 33.000 jenis tanaman obat.

Rerie menambahkan, data historis menunjukkan bahwa di masa lalu, konsumsi pangan pokok masyarakat Indonesia masih sangat beragam, yaitu beras (53,5%), singkong (22,26%), jagung (18,9%), sagu dan umbi-umbian (4,99%).

Tetapi dalam perkembangannya, ujar dia, terjadi penyeragaman masif di mana konsumsi nasional didominasi oleh beras (74,6%) dan gandum (25,4%).

Penyeragaman itu, jelas Rerie, mendesak wilayah adat untuk membuka lahan tanaman industri pangan monokultur yang justru merusak tata ruang lokal.

“Padahal, kita mampu membangun ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Setiap inisiatif pembangunan mesti bertolak dari modalitas pengetahuan dan kearifan lokal yang kita miliki,” pungkas Rerie.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek RI periode 2019 – 2024 Hilmar Farid berpendapat bahwa sejatinya Indonesia itu merupakan megabiodiversity no 2 terbesar di dunia.

Indonesia, ujar Hilmar, memiliki 85% cadangan sagu dunia, memiliki lebih dari 100 jenis sumber karbohidrat lokal, dan 700 bahasa daerah (budaya hidup).

Namun, tegas Hilmar, dengan sejumlah fakta itu, Indonesia lebih memilih mengimpor gandum untuk memenuhi kebutuhan sebagian karbohidrat masyarakat.

“Hal ini menunjukkan ada permasalahan mindset dalam membangun kedaulatan pangan kita,” ujarnya.

“Sistem pangan kita menurut Hilmar sangat terpusat. Padahal kita adalah negara kepulauan,” tambah Hilmar.

Menurut dia, desentralisasi pangan nasional merupakan solusi pemenuhan kebutuhan dasar di masa depan untuk menegakkan kedaulatan pangan.

Menurut Hilmar, menempatkan masyarakat adat pada posisi penting dalam pengembangan dan penguatan pangan nasional harus diwujudkan.

BACA JUGA :  Sistem Perlindungan Terhadap Setiap Warga Negara Harus Konsisten Ditingkatkan

Founder Javara Indigenous Indonesia Helianti Hilman berpendapat, wilayah Indonesia dengan keragaman hayati yang dimilikinya adalah sumber berbagai bahan makanan.

Berkembangnya gaya hidup sehat di dunia saat ini, ujar Helianti, membuka peluang besar bagi industri pangan lokal dengan bahan-bahan lokal untuk memasok kebutuhan pasar global.

“Keragaman dan keunikan sumber bahan pangan lokal, serta budaya kita merupakan kekuatan untuk mengekspor produk-produk pangan khusus ke luar negeri,” ujar Helianti.

Menurut dia, yang terjadi saat ini adalah krisis kebijakan pangan, bukan krisis pangan. Karena, tegas Helianti, sejatinya Indonesia memiliki beragam sumber pangan.

Pendiri Komunitas Lakoat Kujawas di Pegunungan Mollo, Timor, Nusa Tenggara Timur, Dicky Senda berpendapat bahwa sistem pangan lokal harus konsisten dibangun, sehingga pengetahuan berkelanjutan terkait pangan lokal dapat terus hidup dari generasi ke generasi.

Menurut Dicky, sumber bahan pangan lokal di Timor sejatinya beragam dan sudah dikonsumsi masyarakat secara turun temurun.

Namun, stigma yang berkembang di Timor itu saat ini adalah kekurangan pangan, karena pangan hanya dimaknai makan nasi.

Peningkatan pengetahuan terkait pangan lokal sejak dini, menurut Dicky, harus menjadi perhatian semua pihak, sebagai bagian pengembangan dan keberlanjutan budaya pangan lokal.

Managing Editor di Mongabay Indonesia Sapariah Saturi berpendapat, sejumlah fakta yang disampaikan para narasumber mengungkapkan bahwa peran masyarakat adat sangat sentral dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati.

Hal itu, tegas dia, harus menjadi pendorong bagi pemerintah untuk segera mengakui hak-hak masyarakat adat.

Tanpa hak dan pengakuan terhadap masyarakat adat, jelas Sapariah, berbagai kekayaan keragaman hayati dan sumber pangan yang kita miliki terancam punah.

Menurut Sapariah, kehadiran UU Masyarakat Adat sangat diharapkan, sebagai bagian dari upaya pengakuan hak masyarakat adat di tanah air.

BACA JUGA :  Alex Marquez Buka Peluang Naik Podium di MotoGP Argentina

Wartawan senior Usman Kansong berpendapat bahwa problem yang terjadi pada keanekaragaman pangan adalah konsekuensi dari evolusi peradaban manusia dari masyarakat berburu menuju masyarakat pertanian dan industri.

Pada masyarakat pertanian, ujar Usman, mulai terjadi domestikasi pangan baik berupa tanaman dan hewan. Pada fase ini, keseragaman mulai terjadi.

Pada masyarakat industri, tambah dia, keseragaman didikte oleh pasar. Saat ini Indonesia sedang mengembangkan food estate dengan membabat hutan yang merupakan sumber keanekaragaman pangan kita.

“Yang ditanam memang padi, ubi kayu, dan jagung, tetapi untuk kebutuhan pemenuhan bahan bakar yaitu bioetanol. Artinya perut kita bersaing dengan tangki kendaraan bermotor,” ujar Usman.

Menurut Usman, upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti menanam sumber pangan pokok selain padi untuk konsumsi sehari-hari.

(Anton)

Dibaca : 15
Tags: headline
Previous Post

Kementerian PU, KSP dan Kemensos Perkuat Sinergi Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat

Next Post

Jayapura Kini Terhubung Langsung ke Amerika! Kabel Laut PUKPUK-1 Bikin Internet Papua Makin Ngebut dan Stabil

Related Posts

Negara Ini Tidak Punya Bandara, Tidak Punya Mata Uang Sendiri… Tapi Nyatanya Jadi yang Terkaya di Eropa
LIFESTYLE

Negara Ini Tidak Punya Bandara, Tidak Punya Mata Uang Sendiri… Tapi Nyatanya Jadi yang Terkaya di Eropa

3 Oktober 2026
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Dapat Hak Keuangan Rp76,5 Juta Sebulan, Dulu Pernah Ogah Ambil Honor UI
POLITIK

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Dapat Hak Keuangan Rp76,5 Juta Sebulan, Dulu Pernah Ogah Ambil Honor UI

3 Oktober 2026
Bukan Negara Paling Kaya, Kok Indonesia Malah Nomor 1 soal Kesejahteraan Hidup? Ini Kata Riset Global
EKBIS

Bukan Negara Paling Kaya, Kok Indonesia Malah Nomor 1 soal Kesejahteraan Hidup? Ini Kata Riset Global

3 Oktober 2026
Bus Transjakarta Mau “Terbang”? Pemprov DKI Siapkan Transportasi Laut dan Udara
MEGAPOLITAN

Bus Transjakarta Mau “Terbang”? Pemprov DKI Siapkan Transportasi Laut dan Udara

3 Oktober 2026
Mau Intip Kantor Gubernur? Namu Balai Kota Buka Pintu untuk Warga
MEGAPOLITAN

Mau Intip Kantor Gubernur? Namu Balai Kota Buka Pintu untuk Warga

3 Oktober 2026
PIRA Gelar Pap Smear Gratis, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Rutin Deteksi Kanker
LIFESTYLE

PIRA Gelar Pap Smear Gratis, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Rutin Deteksi Kanker

3 Oktober 2026
Next Post
Jayapura Kini Terhubung Langsung ke Amerika! Kabel Laut PUKPUK-1 Bikin Internet Papua Makin Ngebut dan Stabil

Jayapura Kini Terhubung Langsung ke Amerika! Kabel Laut PUKPUK-1 Bikin Internet Papua Makin Ngebut dan Stabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • China Bikin Pulau Hainan Jadi ‘Pintu Tol’ Dagang Dunia, Ekonominya Tembus Rp2.000 Triliun

    China Bikin Pulau Hainan Jadi ‘Pintu Tol’ Dagang Dunia, Ekonominya Tembus Rp2.000 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendungan Batutegi Dukung Air Baku Perkotaan dan Irigasi 66 Ribu Hektar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGN Salurkan 149 Tabung Oksigen, Dukung Pemulihan Layanan Kesehatan di Sumatera Utara dan Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Negara Ini Tidak Punya Bandara, Tidak Punya Mata Uang Sendiri… Tapi Nyatanya Jadi yang Terkaya di Eropa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Dapat Hak Keuangan Rp76,5 Juta Sebulan, Dulu Pernah Ogah Ambil Honor UI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0







  • INDEX
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • ABOUT US
  • KODE ETIK
  • VISI & MISI
  • JENJANG KARIR
  • RATE CARD 2026

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA

No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA