SUARAINDONEWS.COM, Sapporo – Kabar membanggakan datang dari Negeri Sakura! Di tengah suhu dingin ekstrem Jepang, Indonesia justru tampil panas dan mencuri perhatian dunia. Tim Merah Putih berhasil meraih juara kedua (runner-up) dalam kompetisi International Snow Sculpture Contest yang digelar dalam rangka Sapporo Snow Festival 2026 di Odori Park, Sapporo.
Festival musim dingin bergengsi yang berlangsung pada 4–11 Februari 2026 ini memang dikenal sebagai salah satu ajang seni salju terbesar di dunia. Ribuan pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan patung-patung salju raksasa, instalasi artistik, hingga iluminasi spektakuler yang memanjakan mata.
Namun tahun ini, sorotan tertuju pada karya Indonesia berjudul “Peacock Dance” (Tari Burung Merak). Dengan detail memukau, tim Indonesia memahat keindahan burung merak jantan yang tengah memamerkan bulunya—simbol keanggunan, kebanggaan, dan daya tarik budaya Nusantara.
Di antara peserta dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, hingga Eropa, karya Indonesia sukses membuat juri terpukau dan mengamankan posisi runner-up. Sebuah pencapaian luar biasa, mengingat kompetisi ini dikenal sangat ketat dan teknis pengerjaan dilakukan dalam suhu di bawah nol derajat.
Penampilan “Peacock Dance” bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga menjadi ajang diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia di panggung internasional. Banyak pengunjung festival yang terlihat berfoto dan mengabadikan karya tersebut, menjadikannya salah satu spot favorit selama acara berlangsung.
Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas anak bangsa mampu bersinar bahkan di tengah hamparan salju negeri empat musim. Dari negara tropis ke panggung es dunia, Indonesia kembali menunjukkan bahwa talenta seni tak mengenal batas geografis maupun suhu ekstrem.
Sapporo membeku, tapi semangat Indonesia membara.
(Anton)




















































