SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Cabang olahraga Wushu lagi-lagi bikin bangga Indonesia. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, kontingen Wushu Indonesia tampil menggila dan sukses mengunci gelar Juara Umum. Bukan kaleng-kaleng, total 9 medali dibawa pulang: 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Target terlampaui, pesaing cuma bisa melirik.
Di tengah anggapan olahraga cuma soal pertandingan, pemerintah justru melihatnya lebih luas. Sektor olahraga kini dipandang sebagai bagian dari industri masa depan yang bisa menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Dari atlet, pelatih, event, sampai UMKM dan pariwisata—semuanya bergerak. Karena itu, dukungan terhadap atlet nasional terus digenjot, termasuk saat berlaga di level regional seperti SEA Games.
Hasilnya? Terlihat jelas di arena Wushu.
Deretan Atlet yang Bikin Merinding
Medali emas Indonesia disumbangkan oleh para atlet terbaik:
- Patricia Geraldine dari nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu
- Tim Duilian Bare Handed (Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi)
- Tharisa Dea Florentina dari sanda putri
- Samuel Marbun dari sanda putra
- Edgar Xavier Marvelo, atlet senior yang kembali membuktikan kelasnya
Sementara medali perak diraih oleh Seraf Naro Siregar, Tim Duilian Weapon Putra, serta Tim Duilian Bare Handed Beregu Putri. Medali perunggu melengkapi pesta lewat Harry Brahmana dari nomor sanda putra.
Presiden Sampai Turut Angkat Topi
Prestasi ini bahkan mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam acara penghargaan di Istana Negara, Presiden menyampaikan apresiasi khusus kepada para atlet SEA Games.
“Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya menyampaikan terima kasih atas keberhasilan Saudara dalam menjaga kehormatan Bangsa Indonesia,” ujar Presiden.
Kalau sudah sampai Istana Negara, artinya prestasinya memang bukan main.
Dukungan di Balik Layar
Kesuksesan ini tak lepas dari pembinaan jangka panjang dan kekompakan tim. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga menjabat Ketua Umum PB Wushu Indonesia, disebut aktif memantau dan berkomunikasi langsung soal perkembangan atlet selama bertanding di Thailand.
“Kita patut bersyukur atas raihan 9 medali dan gelar Juara Umum. Ini bukti kerja keras, disiplin, dan target yang berhasil dilampaui,” kata Airlangga.
Bukan Akhir, Tapi Awal
Ke depan, para atlet didorong untuk tetap konsisten dan disiplin, karena target selanjutnya jelas: panggung internasional yang lebih besar. Prestasi Wushu di SEA Games 2025 bukan cuma soal medali, tapi juga sinyal kuat bahwa Indonesia masih jadi kekuatan utama di cabang ini.
Singkatnya:
Wushu Indonesia bukan cuma menang—tapi mendominasi.
Dan kalau ritmenya begini terus, dunia tinggal menunggu giliran dibuat kagum.
(Anton)




















































