SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Di tengah rutinitas birokrasi yang dikenal sarat administrasi dan rapat koordinasi, sebanyak 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) bersiap menambah satu keterampilan baru: latihan militer dasar. Program pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) yang digagas Kementerian Pertahanan akan segera dijalankan, dengan TNI Angkatan Darat menyatakan diri sebagai pihak yang “paling siap fasilitasnya.”
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyampaikan bahwa Angkatan Darat memiliki sarana latihan paling lengkap untuk mendukung program tersebut. Meski demikian, teknis pelaksanaan tetap menunggu arahan dari Markas Besar TNI karena program ini akan melibatkan tiga matra sekaligus: Darat, Laut, dan Udara. Jadi, sabar dulu—barisannya sudah siap, aba-abanya menyusul.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan bahwa pelatihan dasar kemungkinan dimulai April 2026. ASN yang terlibat akan diseleksi dari berbagai kementerian dan lembaga. Tenang saja, ditegaskan bahwa program ini tidak akan mengganggu tugas utama mereka sebagai abdi negara. Dua bulan pelatihan, lalu kembali ke meja kerja—dari apel pagi ke apel sore, bedanya sekarang mungkin lebih tegap.
Program ini disebut sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta, di mana seluruh komponen bangsa turut serta menjaga kedaulatan negara. ASN pun kini berkesempatan merasakan langsung semangat bela negara, bukan hanya lewat seminar dan webinar.
Tentu saja, publik berharap seleksi dilakukan transparan dan profesional. Karena jika semangatnya adalah pertahanan negara, maka yang dibutuhkan bukan sekadar seragam dan baris-berbaris, melainkan kesiapan mental, fisik, dan sistem yang matang.
Dengan fasilitas siap, rencana berjalan, dan ribuan ASN bersiap latihan, program ini tinggal menunggu satu hal penting: eksekusi yang benar-benar efektif, bukan sekadar formalitas.
(Anton)




















































