SUARAINDONEWS.COM, Klaten – Menjelang Lebaran 2026, sebuah desa di Kabupaten Klaten tiba-tiba jadi bahan perbincangan warganet. Bukan karena artis datang syuting, tapi karena pemerintah desa membagikan THR ratusan juta rupiah kepada seluruh warganya, bahkan bayi yang baru lahir.
Desa yang bikin heboh itu adalah Desa Wunut. Pemerintah desa diketahui membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp250.000 per orang kepada seluruh warga yang tercatat dalam data kependudukan.
Total ada 2.341 warga yang menerima THR tersebut. Jika dihitung, total dana yang dibagikan mencapai sekitar Rp585 juta.
Yang bikin publik makin kagum, penerima THR bukan hanya orang dewasa. Bayi yang baru lahir pun tetap mendapat bagian, selama sudah tercatat sebagai warga desa.
Program ini membuat banyak orang di media sosial iri bercampur kagum. Banyak yang bercanda ingin pindah domisili ke desa tersebut.
Namun yang paling menarik, uang THR tersebut bukan berasal dari bantuan pemerintah pusat atau APBN, melainkan dari hasil usaha desa sendiri melalui BUMDes.
Desa Wunut diketahui sukses mengelola destinasi wisata air seperti Umbul Pelem, yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama desa. Dari pengelolaan wisata tersebut, desa mampu meraup pendapatan miliaran rupiah setiap tahun.
Karena keuntungan usaha desa cukup besar, pemerintah desa memutuskan membagikan sebagian hasilnya kepada masyarakat sebagai THR menjelang Lebaran.
Menariknya lagi, program ini ternyata bukan pertama kali dilakukan. Tahun sebelumnya warga juga mendapatkan THR dari desa, meski jumlahnya lebih kecil.
Kebijakan ini pun langsung viral karena dianggap sebagai contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri secara ekonomi dan membagikan kesejahteraan kepada warganya.
Tak heran jika Desa Wunut kini disebut-sebut sebagai salah satu desa paling sejahtera dan inovatif di Indonesia, sekaligus bukti bahwa pengelolaan potensi wisata desa bisa berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
(Anton)




















































