SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Nama Kezia Syifa mendadak menjadi perbincangan hangat publik Tanah Air. Sosok perempuan muda berhijab ini viral setelah diketahui resmi bergabung dengan militer Amerika Serikat, tepatnya Army National Guard, sebuah keputusan yang langsung menyita perhatian warganet sekaligus memicu perdebatan luas.
Awal Mula Viral
Perhatian publik bermula dari video emosional yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat Kezia berpamitan dengan kedua orang tuanya sebelum menjalani pendidikan militer di Amerika Serikat. Tangis haru keluarga dan penampilan Kezia yang tetap mengenakan hijab dengan seragam militer AS membuat banyak netizen terkejut sekaligus tersentuh.
Tak butuh waktu lama, potongan video itu menyebar luas di TikTok, Instagram, hingga X (Twitter). Nama Kezia Syifa pun langsung masuk daftar topik yang banyak dibicarakan.
Resmi Jadi Tentara Amerika
Dari berbagai pemberitaan, Kezia Syifa diketahui bergabung dengan Maryland Army National Guard pada tahun 2025. Ia ditempatkan di bidang logistik dengan posisi MOS 92A (Automated Logistical Specialist)—tugas yang berfokus pada pengelolaan dan distribusi perlengkapan militer.
Fakta bahwa Kezia adalah perempuan berhijab asal Indonesia yang lolos masuk militer AS membuat kisah ini terasa tidak biasa dan menarik perhatian publik.
Gaji Militer Amerika Serikat
Salah satu hal yang paling banyak diperbincangkan publik seiring viralnya kisah Kezia adalah besar gaji militer Amerika Serikat, khususnya bagi anggota Army National Guard tempat Kezia bertugas. Berdasarkan data terbaru, ada beberapa hal yang perlu diketahui:
1. Gaji Dasar Rata-Rata Tahunan
- Anggota National Guard di AS mendapatkan gaji dasar rata-rata sekitar 35.072 USD per tahun (sekitar 600 jutaan rupiah) jika dijadikan gaji penuh, atau sekitar 2.900 USD per bulan.
2. Gaji Berdasarkan Pangkat dan Pengalaman
- Gaji militer AS sangat dipengaruhi oleh pangkat, masa dinas, dan kualifikasi khusus.
- Dalam tabel militer resmi (Army Pay Chart 2026), contoh gaji dasar bulanan untuk prajurit National Guard adalah:
- Pangkat E-2 (lebih dari 2 tahun): sekitar 2.697 USD per bulan
- Pangkat E-4 (lebih dari 4 tahun): sekitar 3.658 USD per bulan
- Pangkat E-6 (lebih dari 8 tahun): sekitar 4.612 USD per bulan
- Pangkat E-7 (lebih dari 12 tahun): sekitar 5.591 USD per bulan
3. Faktor Tambahan dan Tunjangan
- Di luar gaji dasar, prajurit militer AS sering menerima tunjangan tambahan seperti tunjangan perumahan, makanan, bonus untuk spesialisasi tertentu, dan benefit lain seperti pendidikan dan perawatan kesehatan.
Ini membuat total pendapatan seorang anggota militer AS bisa lebih tinggi dari gaji pokok dasar yang disebutkan di atas.
Status WNI Jadi Sorotan
Isu yang paling banyak menuai kontroversi adalah status kewarganegaraan Kezia Syifa. Sejumlah media mengungkap bahwa Kezia memegang Permanent Resident (Green Card) Amerika Serikat, yang secara hukum memungkinkan dirinya mendaftar sebagai anggota militer AS.
Namun di sisi lain, aturan di Indonesia menyebutkan bahwa WNI yang bergabung dengan angkatan bersenjata negara asing tanpa izin Presiden dapat kehilangan status kewarganegaraan Indonesia. Inilah yang membuat publik terbelah—antara mendukung pilihan hidup Kezia dan mempertanyakan konsekuensi hukumnya.
Pernyataan dari pejabat pemerintah turut memperluas diskusi ini ke ranah hukum nasional.
Reaksi Keluarga Jadi Bahan Perbincangan
Tak kalah mencuri perhatian adalah sikap orang tua Kezia. Sang ibu disebut mendukung penuh keputusan putrinya, meski menyadari adanya risiko besar, termasuk kemungkinan kehilangan status sebagai WNI.
Dukungan keluarga ini menuai simpati dari sebagian besar netizen. Banyak yang memuji keberanian Kezia dan kebesaran hati orang tuanya, meski tidak sedikit pula yang menilai keputusan tersebut terlalu berisiko.
Pro dan Kontra di Media Sosial
Perdebatan pun tak terelakkan. Di media sosial, muncul beragam respons:
- Kezia dianggap sebagai simbol kebebasan memilih masa depan
- Ada pula yang menilainya kurang mencerminkan nasionalisme
- Sebagian warganet membandingkan sistem militer Indonesia dan Amerika
- Beredar pula konten manipulatif dan narasi tidak terverifikasi yang memperkeruh situasi
Antara Karier, Identitas, dan Pilihan Hidup
Di balik hiruk-pikuk perbincangan, kisah Kezia Syifa mencerminkan dilema generasi muda: antara impian global dan identitas nasional. Keputusannya bergabung dengan militer AS dinilai sebagai langkah strategis demi masa depan dan karier, namun dengan konsekuensi besar yang menyertainya.
Kezia Syifa kini bukan sekadar individu, melainkan fenomena sosial. Kisahnya menyentuh ranah emosional, hukum, nasionalisme, hingga kebebasan personal. Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: nama Kezia Syifa telah menjadi bagian dari salah satu kisah viral paling banyak dibicarakan publik, termasuk diskusi tentang gaji dan kesejahteraan anggota militer Amerika Serikat.
(Anton)




















































