SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Suasana di Kementerian Pekerjaan Umum mendadak jadi perbincangan hangat. Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bikin heboh, apalagi setelah terungkap ada 16 barang yang diamankan dari dalam gedung utama.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, langsung buka suara soal kejadian ini. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar barang yang disita berasal dari lantai III, yang dikenal sebagai area Direktorat Jenderal Cipta Karya.
“Ada 16 item barang yang disita Kejati DKI Jakarta. Ada yang di lantai 3, lantai 2. Tapi yang banyak di ruang-ruang Cipta Karya,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta.
Barang yang diamankan pun bukan kaleng-kaleng. Mulai dari komputer, dokumen print out, sampai buku catatan ikut dibawa penyidik.
“PC dari lantai 3, saya nggak tahu PC siapa dan nggak nanya juga, ada print out dari Cipta Karya. Banyaknya diambil dari CK semua, buku catatan-buku catatan,” ujarnya.
Tapi yang bikin publik langsung ramai justru satu kalimat santai dari sang menteri.
“Tapi kok PC saya nggak disita,” celetuknya.
Ucapan itu langsung jadi bahan obrolan, seolah menyelipkan sisi ringan di tengah isu serius dugaan korupsi yang sedang diselidiki.
Meski begitu, Dody tetap menegaskan bahwa urusan ini sudah sepenuhnya menjadi ranah hukum. Ia memilih tidak banyak berkomentar lebih jauh dan menyerahkan prosesnya ke Kejati DKI Jakarta.
“Karena ini sudah masuk ranah hukum, jadi nanyanya ke sana aja,” katanya.
Kini bola panas ada di tangan penyidik. Sementara itu, publik terus menunggu perkembangan kasus yang menyeret nama Direktorat Jenderal Cipta Karya ini. Situasi di Kementerian PU pun tak lepas dari sorotan, apalagi dengan berbagai spekulasi yang mulai bermunculan di ruang publik.
(Anton)



















































