SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company kembali bikin gebrakan di pasar kendaraan listrik global dengan memperkenalkan SUV listrik terbarunya, Hyundai IONIQ 9. Mobil ini hadir sebagai SUV listrik besar dengan tiga baris kursi yang dirancang buat keluarga besar, tapi dengan nuansa kemewahan yang bikin penumpang serasa lagi duduk santai di ruang tamu.
IONIQ 9 sebenarnya sudah diperkenalkan ke publik sejak tahun lalu dan langsung jadi perbincangan karena konsep interiornya yang disebut Hyundai sebagai “lounge-like interior”. Artinya, suasana kabin dibuat senyaman mungkin, bukan sekadar tempat duduk buat perjalanan jauh.
Kalau biasanya naik mobil jauh bikin badan pegal, Hyundai sepertinya ingin membalik cerita itu. Di IONIQ 9, kursinya dibuat bisa rebah santai, ruang kaki lega, dan beberapa varian bahkan memungkinkan kursi baris kedua diputar saat mobil berhenti—jadi suasananya benar-benar kayak lagi nongkrong di ruang keluarga.
Secara ukuran, mobil ini bukan main besar. Panjang bodinya tembus lebih dari lima meter dan bisa memuat 6 sampai 7 penumpang sekaligus. Jadi buat keluarga besar atau rombongan yang sering jalan bareng, mobil ini memang dirancang supaya semua orang tetap nyaman, bukan sekadar muat.
Dari sisi tenaga, IONIQ 9 juga bukan cuma mengandalkan tampang. SUV listrik ini dibangun di atas platform listrik modern Hyundai dengan baterai besar berkapasitas sekitar 110 kWh. Sekali isi penuh, mobil ini diklaim bisa melaju hingga sekitar 620 kilometer.
Dengan teknologi pengisian cepat 800 volt, baterainya bisa diisi dari 10 persen sampai 80 persen hanya sekitar 20-an menit. Jadi kalau lagi perjalanan jauh dan baterai mulai menipis, berhenti sebentar buat ngopi juga sudah cukup buat nambah jarak tempuh lumayan jauh.
Hyundai juga menyiapkan beberapa pilihan tenaga, mulai dari versi penggerak roda belakang sampai all-wheel drive dengan tenaga lebih dari 400 horsepower. Artinya, walau bodinya besar, mobil ini tetap punya performa yang gesit.
Soal harga, di pasar global mobil ini diperkirakan dijual mulai kisaran 40 ribu dolar AS setelah insentif di beberapa negara. Untuk pasar Asia termasuk Indonesia, banyak pengamat otomotif memperkirakan banderolnya bisa berada di kisaran Rp700 juta hingga lebih dari Rp1 miliar, tergantung spesifikasi.
Dengan hadirnya IONIQ 9, Hyundai jelas ingin serius masuk ke pasar SUV listrik premium, segmen yang selama ini diisi pemain besar seperti Tesla maupun produsen Eropa.
Singkatnya, Hyundai seolah ingin bilang begini ke pasar: kalau mau mobil listrik keluarga yang lega, mewah, tapi tetap modern, sekarang ada pilihan baru. Tinggal siap-siap saja, karena kalau mobil listrik makin nyaman kayak ruang tamu begini, bisa-bisa nanti orang malah lebih betah di mobil daripada di rumah.
(Anton)




















































