SUARAINDONEWS.COM, Bogor — Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh keberkahan dan kepedulian antar sesama umat. Pada bulan ini, umat Muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan dengan harapan memperoleh pahala dari Allah SWT.
Wartawan Mancing Indonesia (WMI) kembali menggelar kegiatan rutin tahunan di bulan Ramadan dengan berbagi dan peduli kepada sesama.
Para wartawan dari berbagai media massa yang tergabung dalam komunitas hobi WMI kembali menggelar berbagai kegiatan sosial pada Ramadan 2026. Kegiatan ini menjadi momen untuk menjalin silaturahmi antara wartawan dan korporasi, sekaligus berbagi ilmu dan kebahagiaan dengan para santri.
Mengusung tema CSR “Bersama WMI dan Korporasi Menciptakan Santripreneur”, kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda seperti berbagi ilmu dan pengalaman tentang budidaya ikan air tawar, pembelajaran digitalisasi bisnis melalui media sosial bagi para santri, buka puasa bersama, hingga kegiatan fun fishing sampai sahur.
Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 7–8 Maret 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah, Desa Tajur Halang, Kabupaten Bogor, serta Pemancingan Ayam di Desa Mekarwangi, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diikuti puluhan wartawan dan jurnalis dari berbagai media massa,” ujar Ketua Umum WMI, Firman Wibowo, di Bogor, Minggu (8/3/2026).
Menurut Firman, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para wartawan yang memiliki hobi yang sama, sekaligus wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rama Julian Saputra menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama yang baik antara WMI dengan sejumlah korporasi yang telah terjalin secara intens.
Rama menyampaikan, kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia, seluruh anggota WMI, serta dukungan para mitra korporasi. Beberapa sponsor yang turut mendukung kegiatan ini antara lain PT Adaro Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), MIND ID (BUMN Holding Industri Pertambangan), PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Gas (Pertagas), PT PLN Indonesia Power (PLN IP), PT Elnusa Petrofin, HCML (Husky-CNOOC Madura Limited), PetroChina International Jabung Ltd, PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk, PT Perta Arun Gas (PAG), PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), PT PLN Icon Plus, PT PLN Nusantara Power (PLN NP), Harita Nickel, PT Pertamina EP, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Relix Nusantara, dan berbagai mitra lainnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi para sponsor sehingga kegiatan WMI dapat terselenggara dengan baik dan lancar. Kami berharap hubungan baik dan kerja sama ini terus terjalin, sekaligus mengajak para korporasi bersama-sama menciptakan santri yang memiliki jiwa wirausaha dan melek digitalisasi,” ujar Rama.
Rama menambahkan, melalui program WMI Peduli, para santri juga mendapatkan edukasi mengenai budidaya ikan air tawar, khususnya ikan lele, serta pelatihan kewirausahaan berbasis digital guna menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi.
“Kami berharap para santri memiliki bekal untuk menjadi santripreneur yang mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Ke depan, WMI berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi sosial dengan menggandeng berbagai korporasi guna mendukung dunia pendidikan di lingkungan pesantren melalui pelatihan budidaya perikanan dan digitalisasi usaha.
“Harapannya, para santri dapat menjadi santripreneur yang mandiri dan mampu menghadapi tantangan masa depan, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sebagaimana visi pembangunan nasional,” tambah Rama.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah, Al Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan pembibitan lele dan buka puasa bersama para santri. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berharga, bukan hanya sebagai sarana berbagi ilmu tentang budidaya ikan air tawar dan pengembangan jiwa santripreneur, tetapi juga mempererat ukhuwah dan kebersamaan di bulan penuh berkah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber, pembina, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Ilmu, pengalaman, dan motivasi yang diberikan menjadi bekal berharga bagi para santri untuk belajar mandiri, berwirausaha, serta memberi manfaat bagi masyarakat. Kebersamaan dalam buka puasa bersama juga semakin mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kepedulian,” tutupnya.
Sebagai informasi, Wartawan Mancing Indonesia (WMI) merupakan komunitas yang mewadahi para wartawan dari berbagai media massa yang memiliki ketertarikan atau hobi memancing. Komunitas ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi dan berbagi pengalaman, tetapi juga aktif menggelar kegiatan sosial, pelatihan, serta aksi nyata dalam bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan advokasi sosial melalui program WMI Peduli.
(Anton)




















































