SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, YELLOW RUN 2026 akan hadir sebagai ajang lari berstandar kompetitif tinggi yang dirancang untuk mendorong lahirnya rekor-rekor baru di Indonesia. Ajang ini akan digelar pada 31 Mei 2026 di Gelora Bung Karno sebagai lokasi race village, dengan rute melintasi Jalan Sudirman dan M.H. Thamrin.
YELLOW RUN 2026 menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari dari berbagai kalangan, mulai dari atlet profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum.
Ajang ini tidak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga simbol kebangkitan semangat juang, disiplin, dan optimisme bangsa. Dengan konsep short-distance racing yang berfokus pada performa, lintasan dirancang secara steril dan optimal guna mendukung pencapaian waktu terbaik para pelari.
Dalam sambutannya, Mukhamad Misbakhun selaku Initiator & Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa YELLOW RUN 2026 hadir dengan ambisi besar untuk mendorong standar baru kompetisi lari di Indonesia.
“Kami ingin menciptakan platform kompetitif yang tidak hanya merayakan partisipasi, tetapi juga mendorong prestasi. YELLOW RUN 2026 dirancang sebagai panggung bagi atlet nasional untuk memecahkan rekor, khususnya di nomor 5K dan 10K,” ujarnya.
Untuk memastikan standar tinggi, penyelenggara mengundang atlet-atlet terbaik Indonesia serta menghadirkan kategori utama 5K dan 10K dengan pembagian kelas Nasional, Master, dan Youth.
Lintasan lomba dirancang satu putaran (one loop) dengan karakter relatif datar (fast course), didukung pengaturan lalu lintas yang rapi dan terpadu untuk memastikan jalur steril dan minim gangguan. Sistem start dilakukan dalam beberapa wave, serta menggunakan teknologi chip timing yang akurat dan real-time.
Reza Puspo, Founder Mesa Race sekaligus Race Director, menegaskan bahwa pendekatan teknis menjadi fondasi utama penyelenggaraan.
“Kami merancang YELLOW RUN 2026 sebagai race yang benar-benar mendukung performa, mulai dari desain rute, manajemen start, hingga eksekusi di lapangan untuk menciptakan kondisi ideal bagi pelari mencetak personal best bahkan memecahkan rekor,” jelasnya.
Dari sisi keselamatan dan kenyamanan, penyelenggara menyediakan tiga titik water station, dukungan medis lengkap termasuk tenaga medis dan ambulans, serta menerapkan cut-off time 60 menit untuk kategori 5K dan 120 menit untuk kategori 10K.
Turut hadir dalam acara ini atlet nasional Odekta Elvina Naibaho yang menyambut positif ajang ini sebagai ruang kompetisi baru. Dukungan juga datang dari Andri Paranoan (PASI DKI Jakarta) serta Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.
Dengan total hadiah mencapai Rp1 miliar, YELLOW RUN 2026 menghadirkan struktur penghargaan kompetitif, terdiri dari Rp500 juta untuk pemenang berbagai kategori 5K dan 10K (putra dan putri), serta Rp500 juta untuk kategori 10K jika berhasil memecahkan rekor nasional.
Selain itu, disiapkan bonus khusus pemecahan rekor nasional 10K sebesar Rp250 juta untuk kategori putra dan Rp250 juta untuk kategori putri.
Peserta juga berkesempatan mengikuti undian doorprize berupa dua unit rumah, 10 unit sepeda motor, 25 unit televisi, rice cooker, dan berbagai hadiah menarik lainnya.
Pendaftaran YELLOW RUN 2026 telah dibuka melalui situs resmi yellowrun.id dengan harga early bird hingga 5 April 2026, yakni Rp200 ribu untuk kategori 5K dan Rp300 ribu untuk kategori 10K.
(Anton)




















































