SUARAINDONEWS. COM, Jakarta — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan Presiden Prabowo Subianto terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan strategis, baik di tingkat nasional maupun global.
Hal itu disampaikan Dave dalam acara halal bihalal di kantor DPP Kosgoro, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Menurutnya, kesejahteraan yang dimaksud tidak hanya terkait pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Presiden selalu berpikir bagaimana meningkatkan kualitas hidup, kualitas ekonomi, serta memperkuat peran Indonesia di berbagai forum internasional,” ujar Dave.
Politisi Partai Golkar tersebut menyebut kehadiran Prabowo dalam berbagai forum global bersama kepala negara lain menunjukkan posisi Indonesia yang aktif dan terdepan dalam memanfaatkan peluang serta menjawab tantangan dunia.
Selain itu, Dave mengatakan Presiden juga terus mengikuti perkembangan situasi global secara intensif. Hal tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan, baik pada level makro maupun mikro, tetap relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Keputusan mikro di tingkat teknis harus sejalan dengan arahan Presiden dan disesuaikan dengan kondisi riil. Ini yang harus terus kita kawal bersama,” tegasnya.
Dave juga menyoroti dinamika geopolitik global yang masih memanas, termasuk konflik Perang Rusia-Ukraina serta ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Meski sempat mereda melalui gencatan senjata sementara dan pembicaraan damai, Dave menegaskan Indonesia siap mengambil peran aktif dalam mendorong perdamaian dunia.
“Indonesia selalu siap, baik sebagai penyambung komunikasi maupun mendukung kebutuhan lain untuk memastikan hasil peace talk benar-benar berdampak secara diplomatik,” katanya.
Ia berharap proses perundingan damai yang berlangsung dapat menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan diplomasi global tidak hanya penting bagi kawasan konflik, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas dan kesejahteraan dunia, termasuk Indonesia.
(Anton)




















































