SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Lagi rame banget nih di medsos. Banyak orang ketipu gara-gara satu hal yang kelihatannya sepele tapi bikin lengah: centang biru Instagram. Dulu sih centang biru identik sama akun artis, pejabat, atau tokoh penting. Sekarang? Semua orang bisa punya, asal bayar.
Sejak Meta ngeluncurin layanan Meta Verified, siapa pun bisa beli centang biru dan dapet berbagai fitur tambahan. Masalahnya, ini malah dimanfaatin sama oknum nggak bertanggung jawab buat nipu. Modusnya simpel tapi efektif: pake akun centang biru biar keliatan “resmi” dan bikin korban auto percaya.
Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, angkat suara soal fenomena ini. Dalam video yang dia unggah di Instagram, Alfons nyentil kebiasaan orang yang langsung percaya cuma gara-gara lihat badge verified.
“Centang biru? Wah! Pasti asli dong! Verified? Aman? Atau? Penipu?” kata Alfons, Rabu (7/1/2026).
Menurut Alfons, centang biru sekarang nggak bisa lagi dijadikan patokan akun itu aman atau terpercaya. Soalnya, ada akun yang memang diverifikasi sejak lama, tapi ada juga yang centang birunya hasil langganan.
Cara ngeceknya sebenernya gampang, tapi sering di-skip. Pengguna diminta buka fitur “About This Account” lewat menu titik tiga di bagian atas profil. Di situ kelihatan detail akun, mulai dari kapan akun dibuat, kapan dapat verifikasi, sampai apakah pernah ganti nama.
Alfons mencontohkan, akun yang sudah dapat verifikasi sejak 2022 atau sebelumnya bisa jadi memang diverifikasi secara resmi, karena Meta Verified baru diluncurkan tahun 2023. Sebaliknya, kalau ada akun baru tapi langsung centang biru dan followers-nya belum seberapa, kemungkinan besar itu centang biru berbayar.
Masalahnya, tampilan centang biru antara akun lama dan akun langganan ini kelihatan sama persis. Itulah kenapa Alfons mengingatkan agar netizen nggak langsung percaya cuma gara-gara status verified.
“Lihat About This Account, lihat tanggal dibuat, lihat kapan verifikasi, lihat apakah pernah ganti nama,” tegasnya.
Alfons juga mendorong Meta buat lebih tegas dan transparan dengan membedakan centang biru asli dan centang biru berbayar. Menurutnya, kalau dibiarkan sama, masyarakat bakal terus jadi korban penipuan di platform sendiri.
Intinya, di era sekarang, centang biru bukan lagi jaminan aman. Jadi sebelum transfer, klik link, atau percaya omongan akun verified, mending cek dulu. Jangan sampai ketipu cuma gara-gara silau sama tanda centang.
(Anton)




















































