SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Nama Dara Sarasvati lagi-lagi jadi bahan obrolan, tapi kali ini bukan soal konten atau proyek kreatif. Content creator sekaligus figur publik ini resmi diperkenalkan sebagai Brand Ambassador Bank Jakarta dalam acara peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta. Kolaborasi ini disebut-sebut jadi langkah serius Bank Jakarta buat makin dekat dengan generasi muda dan dunia digital.
Dara dipercaya membawa misi penting, yaitu memperkuat literasi keuangan masyarakat Jakarta, khususnya soal transaksi digital yang sudah lintas negara. Menurut Dara, peluncuran kartu debit berlogo Visa ini jadi tanda kalau Bank Jakarta sudah naik kelas dan mulai masuk ke level perbankan yang lebih modern.
Kalau dilihat dari pergerakannya, Dara menilai Bank Jakarta sudah menunjukkan arah transformasi yang jelas. Kolaborasi dengan Visa dianggap sebagai langkah strategis untuk menghadirkan kemudahan transaksi di tengah gaya hidup masyarakat yang makin dinamis.
Sebagai sosok yang aktif di dunia kreatif, Dara merasa kartu Debit Visa Bank Jakarta relevan dengan kebutuhan zaman sekarang. Transaksi bukan cuma soal dalam negeri, tapi juga harus siap dipakai ke luar negeri dengan praktis, efisien, dan tetap aman.
Dara juga menyoroti manfaat besar kartu ini buat pelaku UMKM Jakarta. Dengan akses pembayaran lintas negara, pengusaha lokal dinilai punya peluang lebih luas buat mengembangkan bisnis ke pasar internasional tanpa ribet urusan transaksi.
Menariknya, Dara mengaku sudah memegang langsung kartu Debit Visa Bank Jakarta tersebut. Saat ini kartunya sudah dipakai di beberapa merchant dalam negeri, dan dalam waktu dekat ia berencana menguji langsung layanannya saat bepergian ke luar negeri.
Akhir Januari nanti, Dara berencana ke Jepang dan ingin merasakan langsung bagaimana pengalaman transaksi menggunakan kartu Debit Visa Bank Jakarta di luar negeri. Pengalaman ini nantinya diharapkan bisa jadi gambaran nyata bagi masyarakat soal kemudahan layanan tersebut.
Kehadiran Dara sebagai Brand Ambassador diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara Bank Jakarta dengan generasi muda, pelaku industri kreatif, hingga UMKM. Bank Jakarta sendiri menargetkan posisi sebagai mitra finansial modern yang relevan dengan kebutuhan semua kalangan.
Sebagai informasi, peluncuran Kartu Debit Visa ini menandai babak baru Bank Jakarta dalam transformasi perbankan daerah. Langkah ini bukan sekadar inovasi produk, tapi juga bagian dari komitmen jangka panjang untuk berorientasi global dan mendukung Jakarta sebagai kota bisnis internasional.
Acara peluncuran ini turut dihadiri Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoiruddin, serta jajaran OJK dan Bank Indonesia. Kehadiran mereka mempertegas dukungan penuh terhadap profesionalisme dan kemandirian Bank Jakarta.
Dalam sambutannya, Pramono Anung menekankan bahwa kunci utama perbankan adalah kepercayaan. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan ruang penuh bagi manajemen Bank Jakarta untuk dikelola secara profesional tanpa intervensi politik.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo menyebut kerja sama dengan Visa sebagai milestone penting dalam peta transformasi lima tahun Bank Jakarta. Melalui kartu ini, nasabah kini bisa mengakses jaringan pembayaran global di lebih dari 200 negara.
Agus juga menjelaskan bahwa transformasi Bank Jakarta bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu penguatan ekosistem Jakarta, tata kelola yang baik, serta pengembangan kapabilitas digital dan sumber daya manusia. Dengan kartu Debit Visa ini, nasabah dari berbagai segmen kini bisa bertransaksi lebih aman, nyaman, dan luas, baik di dalam maupun luar negeri.
(Anton)




















































