SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Google resmi merilis pembaruan besar untuk aplikasi navigasi Google Maps pada 12 Maret 2026. Pembaruan ini disebut sebagai yang terbesar dalam lebih dari satu dekade dan menghadirkan dua fitur baru berbasis kecerdasan buatan, yakni Ask Maps dan Immersive Navigation.
Kedua fitur tersebut ditenagai oleh teknologi AI Gemini yang dikembangkan Google untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam mencari tempat dan melakukan navigasi perjalanan.
Fitur Ask Maps memungkinkan pengguna mencari lokasi dengan cara yang lebih natural. Jika sebelumnya pencarian dilakukan dengan mengetik kata kunci, kini pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari seperti saat berbicara dengan teman.
Melalui fitur ini, Google Maps akan memberikan rekomendasi lokasi secara lebih spesifik berdasarkan data yang tersedia di platform tersebut. Sistem memanfaatkan informasi dari lebih dari 300 juta lokasi serta sekitar 500 juta ulasan pengguna di seluruh dunia.
Selain itu, Google juga menghadirkan fitur Immersive Navigation yang memberikan pengalaman navigasi dengan tampilan visual tiga dimensi secara real-time. Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat gedung, jalan, serta berbagai elemen lingkungan sekitar secara lebih realistis dibandingkan tampilan peta dua dimensi sebelumnya.
Menurut Google, pembaruan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam layanan peta digital agar pengalaman mencari lokasi dan bernavigasi menjadi lebih intuitif dan interaktif.
Peluncuran fitur Ask Maps dan Immersive Navigation akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, fitur ini tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat dan India sebelum diperluas ke berbagai negara lainnya.
Melalui pembaruan ini, Google berharap Google Maps dapat memberikan pengalaman navigasi yang lebih akurat, personal, dan mudah digunakan oleh pengguna di seluruh dunia.
(Anton)




















































