SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Siapa sangka, Ferrari harus menggandeng NASA untuk mengatasi satu tantangan utama: akselerasi mobil listrik pertamanya yang dinilai terlalu ekstrem bagi tubuh manusia.
Mobil yang dimaksud adalah Ferrari Luce, kendaraan listrik perdana dari pabrikan asal Italia tersebut. Berbeda dari mobil listrik pada umumnya, Ferrari Luce dirancang dengan performa tinggi, dengan tenaga mencapai lebih dari 1000 tenaga kuda. Hal ini menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling bertenaga di kelasnya.
Namun, performa tinggi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri. Akselerasi yang sangat cepat berpotensi menimbulkan efek fisik yang signifikan bagi pengemudi, seperti rasa tidak nyaman hingga pusing akibat gaya gravitasi (g-force) yang tinggi.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, menyatakan bahwa akselerasi ekstrem dapat “mengganggu otak,” sehingga perusahaan tidak hanya berfokus pada angka performa, tetapi juga pada bagaimana pengalaman tersebut dirasakan oleh manusia.
Secara spesifikasi, Ferrari Luce diproyeksikan mampu:
- Berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 2,5 detik
- Mencapai kecepatan puncak hingga 310 km/jam
- Menghadirkan mode “boost” untuk meningkatkan performa secara signifikan
Meskipun angka tersebut menunjukkan kemampuan teknis yang luar biasa, Ferrari menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara performa dan kenyamanan. Oleh karena itu, perusahaan bekerja sama dengan NASA, yang memiliki keahlian dalam memahami dampak gaya gravitasi terhadap tubuh manusia, khususnya dalam konteks penerbangan luar angkasa.
Melalui kolaborasi ini, Ferrari berupaya menyempurnakan karakter akselerasi kendaraan agar tetap responsif dan bertenaga, namun tidak menimbulkan dampak negatif bagi pengemudi.
Dengan demikian, fokus pengembangan Ferrari Luce tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga pada pengalaman berkendara yang optimal dan aman. Pendekatan ini mencerminkan upaya Ferrari untuk menghadirkan kendaraan listrik berperforma tinggi yang tetap nyaman digunakan dalam kondisi nyata.
Peluncuran resmi Ferrari Luce dilaporkan akan dilakukan pada bulan Mei mendatang. Jika terealisasi, kendaraan ini berpotensi menjadi salah satu mobil listrik tercepat sekaligus paling seimbang dari sisi performa dan kenyamanan di pasar global.
(Anton)




















































