SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Di tengah derasnya persaingan teknologi dunia, kabar membanggakan kembali datang dari anak bangsa. Tim Barunastra dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember kembali mengibarkan Merah Putih di panggung internasional setelah meraih Grand Champion pada ajang International RoboBoat Competition 2026 di Florida, Amerika Serikat.
Selama enam hari kompetisi yang dimulai pada 19 Februari 2026, tim ini tidak hanya bertanding—mereka menunjukkan bahwa kerja keras, mimpi besar, dan semangat pantang menyerah mampu menembus batas negara. Dari 36 tim yang berasal dari 10 negara, Barunastra ITS tampil begitu dominan, menyapu bersih kategori utama: Juara 1 Autonomy Challenge, Juara 1 Design and Documentation, serta Best Technical Design Report.
Di arena yang mempertemukan inovator muda dunia, termasuk dari kampus-kampus bergengsi seperti Massachusetts Institute of Technology, Georgia Institute of Technology, dan Queen’s University, tim asal Surabaya ini membuktikan satu hal penting: Indonesia tidak hanya ikut bersaing, tetapi juga mampu menjadi yang terbaik.
Lebih dari sekadar kemenangan, capaian ini adalah cerita tentang perjalanan panjang. Tentang malam-malam tanpa tidur di laboratorium, tentang kegagalan yang dijadikan pelajaran, dan tentang tekad yang tak pernah padam. Untuk ketujuh kalinya, Tim Barunastra ITS mengukuhkan diri sebagai juara dunia—sebuah pencapaian yang lahir dari konsistensi, disiplin, dan kolaborasi tanpa batas.
Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas prestasi tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar trofi, melainkan simbol harapan bagi generasi muda Indonesia.
“Ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana anak-anak muda Indonesia berani bermimpi besar dan mewujudkannya. Semangat tim Barunastra harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Di balik kecanggihan kapal otonom yang mereka kembangkan, tersimpan perpaduan ilmu pengetahuan dan kreativitas. Teknologi berbasis sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) dan sistem kamera yang mereka rancang memungkinkan kapal bergerak mandiri dengan presisi tinggi. Namun, lebih dari itu, inovasi ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas disiplin—dari teknik mesin, elektro, hingga kecerdasan buatan.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas, tetapi tentang bagaimana ilmu diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi dunia. Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan inovasi industri, ITS terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani menghadapi tantangan global.
Hari ini, kemenangan Barunastra ITS bukan hanya milik kampus atau tim semata. Ini adalah kemenangan Indonesia. Sebuah pengingat bahwa di tangan generasi muda, masa depan bangsa berada dalam arah yang penuh harapan.
(Anton)




















































