Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa pengiriman bantuan dilakukan menggunakan kargo pesawat dan dikirim secara bertahap mulai hari ini. Bantuan tersebut disalurkan melalui tim gabungan TNI–Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Pada hari ini DPR menyerahkan bantuan untuk Sumatra berupa kargo pesawat yang akan disampaikan kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ujar Dasco.
Dalam acara pelepasan bantuan, hadir Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta sejumlah legislator dari berbagai fraksi. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana.
Bantuan yang dikirimkan berisi kebutuhan dasar para pengungsi, seperti selimut, sarung, mie instan, biskuit, pembalut, dan perlengkapan penting lainnya.
Korban Jiwa Capai Ratusan, Ribuan Warga Masih Mengungsi
Hingga hari ketiga status tanggap darurat, korban jiwa terus bertambah di tiga provinsi.
- Sumatra Utara:
166 orang meninggal dunia dan 103 masih hilang. Daerah dengan kerusakan terparah adalah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Akses vital seperti jalur nasional Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung putus total akibat longsor. - Aceh:
47 orang meninggal, 51 hilang, dan 8 luka-luka. Sebanyak 48.887 kepala keluarga terpaksa mengungsi. Banyak wilayah, termasuk Gayo Lues dan Aceh Tengah, masih terisolasi. BNPB telah mengaktifkan jaringan Starlink untuk komunikasi darurat. - Sumatra Barat:
90 orang meninggal dunia, 85 hilang, dan 10 luka-luka. Sebanyak 77.918 jiwa mengungsi, terutama di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan. Distribusi logistik terkendala karena sejumlah jalur provinsi dan nasional terputus.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto menegaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung dan data korban diperkirakan terus bertambah.
BNPB: Penanganan Darurat Terus Dipercepat
BNPB memastikan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat untuk mempercepat pembukaan akses jalan, pendataan korban, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Pengiriman logistik dilakukan dengan pengawalan ketat mengingat banyak wilayah yang masih sulit dijangkau.
Upaya pemerintah, TNI–Polri, BNPB, dan lembaga terkait terus dipacu agar bantuan dapat segera sampai kepada warga yang membutuhkan.
(Anton)



























































