SUARAINDONEWS. COM, Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Penunjukan tersebut dilakukan melalui mekanisme internal perseroan, setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris BEI. Pengumuman resmi dijadwalkan disampaikan sebelum pembukaan perdagangan bursa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut BEI. Ia menyampaikan bahwa penunjukan ini bertujuan menjaga keberlangsungan operasional bursa serta stabilitas pasar modal nasional di tengah dinamika yang terjadi.
Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa operasional BEI akan tetap berjalan normal selama masa transisi kepemimpinan. Seluruh fungsi pengawasan, pengaturan, dan pelayanan kepada pelaku pasar dipastikan tidak terganggu.
Dalam waktu dekat, Jeffrey Hendrik juga dijadwalkan mewakili BEI dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membahas sejumlah isu terkait pasar modal Indonesia, termasuk aspek free float dan penilaian terhadap emiten domestik.
Sebelumnya, Iman Rachman menyampaikan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal yang mengalami tekanan dan volatilitas. BEI menyatakan proses penunjukan Direktur Utama definitif akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan tata kelola perusahaan yang berlaku.
BEI berharap kepemimpinan sementara ini dapat menjaga kepercayaan investor, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, serta memastikan stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia tetap terjaga.
(Anton)




















































