SUARAINDONEWS. COM, Jakarta – Generasi baru yang lahir mulai tahun 2026 dan seterusnya kini disebut sebagai Generasi Sigma, penerus Generasi Alpha. Istilah Sigma diambil dari simbol Yunani yang melambangkan perubahan dan adaptasi, dua karakter utama yang diyakini akan melekat pada generasi ini.
Generasi Sigma diprediksi tumbuh dalam lingkungan di mana kecerdasan buatan sudah menjadi bagian normal dari kehidupan sehari-hari. Mereka akan terbiasa dengan pembelajaran berbasis digital, sistem pendidikan campuran online dan offline, serta penggunaan teknologi sebagai alat utama belajar.
Selain itu, para ahli menilai Generasi Sigma akan memiliki tingkat kemandirian yang tinggi dan menganggap teknologi seperti tutor berbasis AI serta aplikasi pemantau kesehatan sebagai kebutuhan dasar.
Perubahan sosial, struktur keluarga, dan tantangan lingkungan juga diperkirakan akan ikut membentuk karakter generasi ini di masa depan.
(Anton)



















































