SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat memberi izin kapal tanker minyak Iran melintasi Selat Hormuz di tengah eskalasi ketegangan kawasan. Langkah ini diambil untuk mencegah terganggunya pasokan energi global yang semakin tertekan.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Senin, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah realistis demi menjaga stabilitas pasar minyak dunia.
“Kapal-kapal Iran sudah mulai keluar, dan kami membiarkan hal itu terjadi untuk memasok kebutuhan seluruh dunia,” ujar Bessent.
Ia mengungkapkan, sejumlah tanker yang memasok energi ke India telah berhasil melintasi jalur strategis tersebut. Selain itu, kapal milik China juga dilaporkan memperoleh akses di tengah pengawasan ketat.
Pemerintah AS memperkirakan lalu lintas tanker di Selat Hormuz akan meningkat dalam waktu dekat, menjelang rencana pengawalan resmi oleh Angkatan Laut AS bersama sekutu terhadap kapal-kapal komersial.
“Kami memperkirakan lalu lintas tanker akan meningkat sebelum pengawalan resmi dimulai,” kata Bessent.
Situasi di Selat Hormuz sebelumnya sempat lumpuh sejak awal Maret akibat serangan balasan Iran, menyusul konflik dengan AS dan Israel.
Sebagai jalur vital energi global, sekitar 20 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz setiap hari. Gangguan di kawasan ini telah memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran akan krisis energi serta dampaknya terhadap harga pangan global.
(Anton)



















































