SUARAINDONEWS. COM, Jakarta – Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih, didampingi Sekretariat Kantor DPD RI Provinsi Banten, melakukan kunjungan reses ke Kantor BNNP Banten di Kota Serang, Kamis (19/02/2026). Dalam pertemuan tersebut, dibahas penurunan anggaran serta berbagai kendala yang dihadapi BNNP Banten.
Kepala BNNP Banten, Rohmad Nursahid, mengungkapkan sejumlah persoalan, mulai dari keterbatasan anggaran, belum dimilikinya pergub terkait kebijakan anggaran, minimnya jumlah BNNK yang baru tersedia—hingga belum adanya balai rehabilitasi provinsi serta keterbatasan SDM. “Anggaran BNN dipangkas sebesar 52% untuk tahun ini. BNNK Banten hanya terdapat tiga–Cilegon, Tangerang dan Tangerang Selatan dari 8 kota/kabupaten yang seharusnya, namun dari kami sendiri terus mengoptimalkan kinerja ditengah permasalahan tersebut. Saya juga berharap agar BNN Banten dapat bergabung menjadi bagian Forkopimda guna memudahkan koordinasi dan konsolidasi,” terang Rohmad.
Menanggapi hal itu, Ade Yuliasih menegaskan bahwa persoalan anggaran menjadi tantangan utama yang perlu perhatian serius. Ia mendorong dukungan kepala daerah untuk dapat berkolaborasi melalui program, hibah dana, dan penguatan regulasi. “Saya melihat dari pemaparan Bapak dan Ibu, persoalan utamanya adalah keterbatasan anggaran yang berdampak pada pelaksanaan tugas. Bahkan untuk patroli dan penyidikan kasus pun masih terkendala. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar,” tegas Ade.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran BNN demi mewujudkan Indonesia Emas “Saya pikir bagaimana mau menciptakan Indonesia Emas kalau BNN sendiri programnya tidak maksimal—Indonesia Emas tapi kalau generasi kita rusak karena narkoba apakah bisa terwujud?” katanya.
Dalam kunjungannya tersebut, Ade bersama jajaran Sekretariat Kantor DPD RI Provinsi Banten turut mengikuti tes urine narkoba usai kegiatan reses yang menghasilkan tanda ‘negatif’ dan berpesan kepada masyarakat agar selalu hidup sehat, menjauhi narkoba dan mendukung BNNP Banten untuk memberantas Narkoba. “Ayo kita hidup sehat, jauhi narkoba dan dukung BNN untuk memberantas narkoba, salam Indonesia emas.”
(Anton)




















































