SUARAINDONEWS.COM, Pilkada serentak 2024 baru saja usai, tapi drama politiknya masih panas! π₯ Dari Kalimantan sampai Sulawesi, dari Jakarta hingga Bangka Belitung, banyak kepala daerah yang ternyata masih satu keluarga! π±
Ada suami-istri yang jadi pemimpin, ada ayah dan anak yang sama-sama dilantik, bahkan ada kakak-adik yang berbagi kekuasaan.
“π Politik itu panggung, tapi kok aktornya dari keluarga yang sama terus?”
Apakah ini bukti rakyat percaya pada mereka? Atau kita lagi-lagi disuguhi politik dinasti yang makin mengakar? π€ Simak daftar daerah yang dikuasai keluarga ini! π
π 1. Kalimantan Barat: Suami-Istri Pegang Tahta
π Power couple alert! Di Kalimantan Barat, Ria Norsan dan istrinya Hj. Erlina sama-sama dilantik sebagai pemimpin daerah! π²
βοΈ Ria Norsan: Dilantik sebagai Gubernur Kalimantan Barat.
βοΈ Hj. Erlina: Bupati Mempawah, untuk periode kedua!
ποΈ Fakta menarik: Ini sudah 3 periode berturut-turut Mempawah dipimpin oleh mereka! π₯
π€ Netizen: “Pasangan suami istri bisa berbagi rumah, berbagi hati, eh sekarang berbagi jabatan juga!” π€―
π¬ 2. Sulawesi Selatan: Kakak-Adik Jadi Penguasa
Sulsel nggak mau kalah! Dua kakak-adik sukses rebut kursi kepala daerah! π±
βοΈ Andi Sudirman Sulaiman: Terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, dengan lebih dari 3 juta suara π.
βοΈ Andi Asman Sulaiman: Jadi Bupati Bone.
π€― Fun fact: Mereka adalah adik kandung Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI!
π¬ Netizen: “Kita mah rebutan WiFi di rumah, mereka rebutan kursi kekuasaan!” π
π¨βπ©βπ§ 3. Sulawesi Barat: Ayah-Anak Duduki Kursi Kekuasaan
π‘ Kalau di Sulsel kakak-adik, di Sulawesi Barat giliran ayah-anak yang jadi pemimpin! π
βοΈ Suhardi Duka (SDK): Dari DPR RI jadi Gubernur Sulawesi Barat.
βοΈ Sutinah Suhardi: Putrinya, terpilih sebagai Bupati Mamuju.
π₯ Fakta menarik: SDK dulu juga pernah jadi Bupati Mamuju, lalu sekarang giliran anaknya yang memimpin!
π£οΈ Netizen: “Dulu bapaknya yang ngurus daerah, sekarang anaknya. Kayak warisan bisnis aja nih!” π
ποΈ 4. Jakarta & Kediri: Gubernur & Bupati Sekeluarga!
π¨βπ¦ Ayah di Jakarta, anak di Kediri! Pilkada kali ini benar-benar penuh kejutan! π΅
βοΈ Pramono Anung: Gubernur DKI Jakarta! ποΈ
βοΈ Hanindhito Himawan Pramana: Bupati Kediri, untuk periode kedua!
π¬ Netizen: “Anaknya jadi bupati, bapaknya jadi gubernurβ¦ kapan giliran kita?” π€·ββοΈ
ποΈ 5. Bangka Belitung & Sulawesi Tenggara: Kakak-Adik Lagi!
Bangka Belitung dan Sulawesi Tenggara juga nggak mau ketinggalan tren politik keluarga! π
βοΈ Riza Herdavid: Bupati Bangka Selatan (periode kedua).
βοΈ Ervianda: Wakil Bupati Bangka Tengah.
Sementara di Sulawesi Tenggara:
βοΈ Siska Karina Imran: Wali Kota Kendari.
βοΈ Wahyu Ade Pratama: Wakil Bupati Konawe Selatan.
π₯ Fakta unik: Ayah mereka dulu juga pernah menjabat di daerah yang sama! π΅
π€ Politik Dinasti atau Kepercayaan Publik?
Banyak yang bilang, kalau rakyat yang memilih, ya sah-sah saja. Tapi, nggak sedikit juga yang mempertanyakan…
β Apakah ini tanda demokrasi yang sehat, atau justru tanda kalau politik makin tertutup untuk orang biasa?
β
“Rakyat masih percaya sama mereka!”
β “Kalau bukan dari keluarga politisi, susah banget menang!”
π¬ Warganet menanggapi:
“Pilkada seharusnya jadi ajang demokrasi, bukan ajang oper-operan jabatan!” π‘
“Beneran pemimpin pilihan rakyat, atau pilihan keluarga?” π€¨
π’ Kesimpulan: Kapan Orang Biasa Dapat Giliran?
Fenomena politik keluarga di Pilkada 2024 ini bikin banyak orang berpikir ulang:
Apakah politik masih terbuka untuk semua orang? π€·ββοΈ Atau memang lebih mudah menang kalau punya βnama besarβ dalam keluarga? π€
Yang jelas, kalau tren ini terus berlanjut, jangan kaget kalau nanti ada kakek-cucu yang duduk di kursi kepala daerah bareng! π
“Kekuasaan itu dipergilirkan, tapi kalau cuma muter di keluarga mereka, ya kita cuma bisa nonton.” π
π₯ Gimana menurut kalian? Politik dinasti atau kepercayaan publik? Drop pendapatmu di kolom komentar! β¬οΈ
(Anton)




















































