Tingkatkan Kapasitas Profesional, Empat Dokter Spesialis Anak Dikirim ke Belanda

SUARAINDONEWS.COM, Menado- Sebanyak empat dokter spesialis anak dari Jakarta, Bandung, Padang, dan Manado akan dikirim ke Belanda pada tahun 2020 mendatang. Selama tiga bulan, dokter spesialis anak penerima beasiswa akan berkesempatan memperkaya keilmuan dalam bidangnya, berkonsultasi dengan mentor yang ahli di bidangnya dan menambah referensi studi kasus serta jaringan tenaga ahli berskala internasional.

“Kami percaya peran tenaga kesehatan khususnya profesi dokter spesialis anak merupakan faktor penting dalam membangun SDM yang unggul. Untuk itu, kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program Nutricia Indonesia Foundation (NIF), terutama NIF Scholarship Program, ” ujar Connie Ang, CEO Danone Nutricia Specialized Nutrition Indonesia, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (10/9/2019).

Conny Ang mengungkapkan Ketua dan Jajaran Dewan Pengurus NIF akan menyeleksi lima kandidat penerima NIF Scholarship Program bersama Danone Nutricia Specialized Nutrition selaku co-founder NIF.

Setelah melalui beberapa proses penyaringan, kandidat penerima beasiswa akan menghadapi wawancara seleksi pemilihan penerima beasiswa. Tahun ini, wawancara dilaksanakan pada Senin (9/9/2019), bertepatan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak (PIT IKA IDAI) yang diadakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia di Manado.

“Melalui dukungan beasiswa dari NIF, kami berharap dokter spesialis anak yang terpilih nanti dapat memberikan kontribusi yang nyata ketika kembali ke Indonesia dan dapat menjadi penggerak laju peningkatan kualitas kesehatan anak-anak sebagai penerus masa depan Indonesia,” kata Connie.

Prof. DR. Dr. Hardiono D. Pusponegoro, SpA(K) selaku Ketua Dewan Pengurus NIF menjelaskan sebagai salah satu satu pelopor dan pencetus program pemberian beasiswa profesional kepada dokter spesialis anak di Indonesia, NIF Melihat tantangan kesehatan yang dihadapi anak-anak di Indonesia saat ini. “Di masa depan, penting bagi tenaga kesehatan seperti dokter spesialis anak untuk memiliki kemampuan serta jaringan tenaga kesehatan yang memadai, ” ujar Hardiono.(Bams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *