Temui Masyarakat Simalungun, Samsudin : Pupuk Terus Toleransi Anak Bangsa

SUARAINDONEWS.COM, Simalungun-Anggota MPR RI Samsudin Siregar menegaskan sosialisasi empat pilar sangat penting dilakukan karena banyaknya tantangan bangsa biasa terutama pasca reformasi bergulir.. Melalui sosialisai empat pilar kebangsaan secara masif diharapkan tidak terjadi perbedaan hingga mengganggu ketenteraman bangsa dan negara. Apalagi saat ini mendekati masa Pilpres dan Pileg.

Samsudin menambahkan empat pilar kebangsaan merupakan modal untuk membangun bangsa yang majemuk. Karena itu, pemahaman yang komprehensif terhadap materi tersebut merupakan suatu keharusan dan kebutuhan.

Persatuan dalam perbedaan (unity in diversity) adalah kekuatan besar yang dimiliki bangsa Indonesia yang terbukti mampu menjadi senjata ampuh dalam menghadapi setiap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dari pihak manapun.

“Wajib hukumnya perbedaan ini dijaga dan dirawat dengan terus memupuk, mengembangkan toleransi dan tenggang rasa diantara anak bangsa, “ kata Samsudin Siregar mengatakan hal tersebut saat melakukan sosialisasi empat pilar di Desa Panombean, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumát (1/2/2019).

Samsudin menegaskan untuk menuju negara yang maju dan bermoral, empat pilar MPR menjadi kebutuhan yang paling mendasar bagi masyarakat kita. Pancasila harus terimplementasi dalam UUD 1945 dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika untuk terus menjunjung tinggi NKRI dalam tatanan demokrasi yang diharapkan lebih baik.

Sedang penguatan empat pilar harus dilakukan dengan penuh kejujuran oleh semua warga masyarakat. Bersih hati, pikiran dan perbuatan menjadi sangat penting untuk terus ditanamkan demi mengikis kemerosotan moral yang semakin menjadi. “Ini tugas berat kita semua menuju kehidupan demokrasi yang kuat dan mandiri demi kemajuan bangsa dan negara,” kata legislator Senayan dari dapil Sumut III itu.

Menurut Samsudin, aanggota MPR mempunyai kewajiban memasyarakatkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD NRI 1945 dan peraturan tata tertib MPR RI menyatakan bahwa anggota MPR mempunyai kewajiban memperkukuh dan memelihara kerukunan nasional serta menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi empat pilar ini, kami segenap jajaran MPR RI memiliki harapan yang besar untuk dapat memasyarakatkan empat pilar secara masif dan dinamis, sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan segenap komponen bangsa, ” ujar wakil rakyat dari Fraksi Partai Hanura tersebut.(Bams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *