Debby Vinski, Sambut Asian Games dengan Antusias dan Yakin Indonesia Cetak Prestasi Gemilang

SUARAINDONEWS.COM, jakarta-“Prof.dr.Deby Vinski, Msc, PhD sang  Presiden Anti Aging Dunia dukung Asian Games 2018″ bangga akan Indonesia dan berikan semangat atlit serta ingatkan atlit jaga kondisi prima.”
Prof Deby juga mengaku  senang Kota Jakarta dan Palembang berdandan cantik rupawan seperti gadis cantik menanti sang pemuda tampan…

Ilmuwan dokter ahli stem cell berparas cantik yang dikenal dengan sebutan Queen of Anti-aging, beliau adalah penggemar olah raga, bertubuh langsing dan master of scuba diving,  dan baru saja dikukuhkan sebagai Profesor di EIU University di Barcelona Spanyol Juni 2018 lalu. Siapa lagi kalau bukan Prof.Dr. Deby Vinski. Namanya bukan hanya berkibar di Indonesia tapi juga di dunia internasional. Deby merupakan salah satu tokoh ilmu kedokteran anti-aging yang dimiliki Indonesia dan  internasional. Kepiawaiannya sudah diakui oleh kalangan dokter anti aging di seluruh dunia. Bukan hanya sibuk mengurusi kliniknya, tapi Dr. Deby juga menjabat beberapa posisi penting. Dia dipercaya menjadi presiden dari World Council of Preventive Medicine (WOPCM) di Paris Prancis Negara yang sepak bolanya menjuarai WORLD CUP 2019 lalu.

Di tengah kesibukannya mengelola klinik dan aktivitas keorganisasiannya, Deby ternyata menaruh perhatian pada penyelenggaraan  Asian Games 2018. Acara multi event olahraga regional Asia yang rencananya akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 – 2 September 2018, di dua tempat yaitu Jakarta dan Palembang. Seberapa jauh pandangan Prof. Deby terhadap ajang olahraga itu? Apa dukungan yang diberikannya? Apa harapan dari Dr. Deby dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia mengingat Indonesia untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games setelah Asian Games IV yang diadakan di Jakarta tahun 1962. Berikut hasil wawancara dengan Prof Dr. Deby Vinski , MscAA , PhD dengan Henrikus Bambang sepulangnya dari kunjungan ke manila dan bertemu dengan Presiden Phipina Rodriguez Duterte yang juga menjadi Advisor WOCPM

Ajang Asian Games 2018 yang akan di gelar beberapa hari lagi. Bagaimana menurut Prof Deby tentang perhelatan olahraga yang akan diselenggarakan di Jakarta & Palembang. Menurut saya ini kesempatan besar Energy of Asia ditumpahkan  bagi bangsa Indonesia untuk menunjukka prestasi olah raga dan juga menjadi tuan rumah yang baik. Saya mengajak masyarakat bersatu mendukung suksesnya Asian Games
Ini momen penting bagi indonesia untuk mendunia. Asian Games ini kita jadikan momentum menggalang peratuan dan kesatuan juga unjuk prestasi. Dalam ilmu Kedokteran Preventive Anti Aging Medicine  olahraga adalah suatu tonggak yang sangat penting untuk mendapatkan kesehatan paripurna.
Asian Games inikan olahraga tapi berkompetisi. Persiapan sangat bagus dan saya harap kita dapat juara serta dapat medali dan menjadi 10 besar atau lebih baik lagi.
Saya berharap dimasa akan datang pemerintah lebih banyak lagi ya dananya, seperti Jepang dan Amerika karena olahraga itu salah satu cara untuk mengharumkan nama bangsa. Ilmu pengetahuan juga dan olahraga juga menyehatkan, lebih baik mencegah daripada mengobati salah satu caranya adalah olahraga, apalagi dengan olahraga dapat prestasi dan dapat hadiah.

Sebagai presiden WOCPM dan sebagai warga negara Indonesia, apa yang diharapkan dalam perhelatan acara Asian Games 2018 ini.Saya berharap Indonesia dapat memanfaatkan momen Asian Games untuk berbagai aspek mulai dari ekonomi, budaya, kesehatan dll dan yakin menjadi juara paling tidak 10 besar . Salut pada persiapan yang luar biasa, bahu membahu dan psaran saya  para atlit kita menjaga kondisi , bersemangat karena selain kondisi fisik maka mental juga harus prima, jadi jangan galau keluarga, suami, istri juga pacar ..mesti memberikan semangat dan dukungan moril serta cinta kasih dalam jumlah extra banyak ha ha ha kekesalan dan kemarahan /stress dapat menurunkan prestasi.
Saat saya sekolah di Jerman, olahraga adalah topik utamanya pada semester awal. Olahraga is one of the most important. Negara yang lebih memperhatikan olahraganya, dia akan berprestasi dan maju menjadi juara.Lihat Croatia, Islandia dll  Kita sih juga sudah mulai bangkit, bagus. Tapi untuk kondisi fisik spt gizi, untuk terapi mikronutrisi atlit-atlitnya.
Karena di Rusia soal itu diperhatikan. Kebetulan di Rusia, saya mengambil PHD atau doktor itu tentang Peptide Bioregulator, yakni untuk perbaikan sel, perpanjangan telomer & tingkatkan prestasi optimal. Untuk Gymnastiknya,  mereka sudah pakai itu. Itu bukan doping. Jadi, banyak terobosan-terobosan anti aging yang dipakai di dunia kedokteran yang bukan doping. Memang harganya masih mahal, tapi kalau diproduksi  dalam jumlah yang banyak mungkin bisa jadi murah harganya. Untuk gizi juga harus diperhatikan termasuk makanan. Jika orang di negara lain makanannya. Jadi jauh lebih bagus hormonnya. Hormonkan protein bukan dari beras/nasi.

Jadi negara lain sudah banyak pakai itu, termasuk Amerika, China. Itu bukan doping seperti peptide telomer, terapi-terapi tapi bukan doping. Ini diluar doping yang menguatkan dan menyehatkan. Selain itu juga, makanan-makanan mereka juga lebih diperhatikan.  Kesejahteraan para atlet sudah harus diperhatikan. Sehingga dia tidak lagi stress memikirkan masalah  yang lain. Dia hanya fokus ke prestasi.

Saya menyambut baik Pemerintah sekarang,  semua stake holder bersatu dan bekerja luar biasa baik Menpora, Inasgoc dll dan terutama  Chief de Mission begitu giat bekerja tanpa kenal lelah, sehingga persiapan Asian Games saya nilai cukup baik dan bisa membuahkan prestasi Asia semoga ada rekor2 yang pecah dan bisa mendunia. Asia itu merupakan benua terbesar dan ini pestanya kita. Dunia melihat mari bergaya dengan prestasi…

Apakah WOCPM akan menurunkan tim mendukung kesuksesan Asian Games 2018 Ya. Anti aging ikon akan diturunkan. Masukan lain supaya atlitnya berprestasi. Karena kita punya banyak sekali pakar, supaya meningkatkan prestasi olahraga. Para dokter kita di WOCPM dengan 74 negara anggota dimana ada negara2 yang juara Olimpiade. Board of WOCPM termasuk adalah tim yang menangani Olympiade Rusia, juga dengan yang di Amerika. Jadi, mereka punya experience yang luar biasa, , ada tim Amerika, Rusia, Jepang. Mereka juara dunia. Jadi, ada dokter-dokter  WOCPM yang menangani mereka dan juara terutam dokter perancis dan Croatia dan banyak sekali yang menangani World Cup tahun ini.

Apa ada tips dari Dr. Deby untuk mendukung semangat para atlit dan official yang turun di Asian Games Tips dari saya adalah sekali lagi pertahankan dan jaga kondisi fisik optimal. Penting makin diperhatikan kondisi mental juga kesejahteraan, , jadwal tidurnya, dan stressnya harus bisa di-handle. Jadi, mereka hanya concern pada prestasi. Makanan yang diberikan harus benar-benar bergizi. Optimal ke depan sudah saatnya Indonesia berpikir ke arah yang lebih canggih untuk terapi para atlit itu. Seperti Peptide bioregulator, stem cell biotherapy yang natural namun meningkatkan prestasi luar biasa, ini sudah dipakai para juara olimpiade . Ada yang di luar doping, yang sudah dipakai oleh Amerika, Rusia, dan Jepang. Makanan itu sangat berpengaruh untuk para atlit. Makanan yang berprotein itu memang lebih mahal. Jadi anggaran juga harus cukup , juga kendaraan dan rumah atau tempat tinggal atlit, kendaraan sebaiknya disiapkan agar tidak lelah dijalan.  Saya tahu sekali yang menurut kita cukup, tapi pada saat bertanding kita kurang. Ini tetap harus diperbaiki.,Masyarakat harus mendukung dengan hadir di arena pertandingan dan memberi tepuk tangan semangat.  Atlit itu seperti itu di stage, mereka perlu dukungan bukan hanya fisik, tapi juga mental. Mental mereka harus mental bertanding dan mental juara. ( Bengsu**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *