Pancasila dan Gotong Royong Modal Hadapi COVID-19

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengatakan jati diri bangsa dan mengamalkan Pancasila yang berintisarikan semangat gotong royong menjadi modal bangsa menghadapi pandemi COVID-19.

Ahmad Basarah mengatakan nilai-nilai Pancasila dan kegotongroyongan sudah sangat jelas tergambar sebagai dasar dan ideologi dinamis, Pancasila sangat dapat diimplementasikan segenap rakyat Indonesia untuk secara bersama-sama menghadapi pandemi COVID-19 saat ini.

“Modal ideologis dan sosiologis bangsa Indonesia sangatlah besar untuk dikembangkan menjadi partisipasi sosial sebagai energi bangsa menghadapi penularan dan pencegahan pandemi COVID-19 beserta dampak sosial ekonomi yang ditimbulkannya,” kata dia di Jakarta, Senin (1/6/2020)

Persoalannya saat ini, menurut dia, tinggal bagaimana pemerintah pusat dan daerah serta “stakeholder” lainnya mampu menggerakkan modal sosial yang sudah dimiliki rakyat Indonesia itu.

“Menggerakkan menjadi kekuatan kolektif bangsa untuk bersama-sama dan bergotong royong mengatasi pandemi COVID-19 ini,” katanya pula.

Ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilantik 20 Oktober 2019 lalu, Presiden berjanji dan bersumpah yang salah satunya akan memegang teguh dan menjalankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Dalam Pembukaan UUD NRI 1945 ditegaskan ada empat janji negara, salah satunya adalah melindungi bangsa dan segenap tumpah darah Indonesia. Pasal 4 ayat 1 UUD NRI 1945 menegaskan, Presiden Jokowi diberi wewenang memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD.

Dengan demikian, menurut Basarah sebagai Presiden yang mendapat mandat langsung dari rakyat untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan nasional, Presiden Jokowi bersama para pembantu-pembantunya, sangat “legitimate” dan konstitusional untuk membuat berbagai perintah (kebijakan) untuk melindungi rakyatnya termasuk dari bahaya pandemi COVID-19.

“Tanpa dikelola dan digerakkan dengan baik, mustahil modal sosial yang dimiliki bangsa Indonesia akan semangat dan jiwa gotong royong yang hidup subur di hati rakyatnya dapat menjadi energi nasional yang positif, solid dan koheren,” ujar Basarah.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kesatupadanan antarlembaga pemerintah dan dengan yang diperintah dalam menjalankan kontrak sosial sebagaimana telah disepakati oleh para pendiri bangsa adalah kata kunci bagi bangsa Indonesia untuk mampu mengatasi berbagai macam bencana dan krisis.

“Kembali kepada jati diri bangsa dan mengamalkan Pancasila yang berintisarikan semangat rotong royong adalah santiaji bagi bangsa Indonesia dalam memperingati 75 tahun lahirnya Pancasila di tengah pandemi COVID-19,” kata dia lagi.

Basarah mengajak seluruh elemen bangsa agar bersatu-padu, bahu-membahu dan bergotong royong untuk keselamatan berjuta-juta rakyat Indonesia.

“Jayalah Pancasila, majulah bangsaku untuk Indonesia Raya,” ujar Basarah. (EK/WWA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *