LIYCE Membangun Masa Depan Lebih Baik Berangkatkan 17 Peserta Remaja Indonesia

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Sebanyak 17 peserta remaja Program Outgoing Lions International Youth Camps and Exchange ( LIYCE ) 2018 diberangkatkan Lions Indonesia lewat upacara pelepasan (22/6/2018 ) di Terminal 2D, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Dimana LIYCE bertujuan agar para Remaja Indonesia beroleh banyak pengalaman indah dan belajar mandiri, wawasan makin luas, untuk bekal hari depan yang semakin cerah.

“Kami sangat mendukung penuh program ini. Kami sangat antusias, ada 17 siswa yang berangkat, mereka terdiri dari anak cucu Lions Club dengan umur 17 – 21 tahun dan pastinya berprestasi, ” ungkap Bambang Sudono, Presiden Lions Club Jakarta Centennial Monas Entrepreneur dalam sebuah kesempatan.

Dan melalui program Outgoing Lions International Youth Campus and Exchange (LIYCE), lanjutnya, diharapkan bisa semakin membangun masa depan yang lebih baik bagi putra putri bangsa.

Bahkan dalam pelepasannya dihadiri Council Chairman Jono Koesmo , District Governor (DG) 307 A1 Dewi Sri , Vice District Governor 1 Elect (VDG1E) 307 B1 Sari Pitaloka ,Vice District Governor 2 Elect (VDG2E) 307 A1 Evi Lasma Pohan, Ketua Wilayah (KW ) Sitamamadinda, Ketua Daerah (KD) Mariza, Anggota Global Membership Team (GMT) Eggy Ligia Emila.

Komite Lions International Youth Camps & Exchange (LIYCE) atau Komite ‘Pertukaran Remaja International’ Multi Distrik 307 Indonesia, melepas 17 peserta remaja Indonesia berusia 17 – 20 tahun. Mereka di berangkatkan ke berbagai negara Anggota Lions Clubs International untuk HOMESTAY selama 2 minggu di negara tujuan. Dilanjutkan mereka menuju CAMPS selama 1 minggu, dimana untuk bertemu sesama remaja dari sekitar 30 – 40 negara.

“Seperti diketahui Lions Club itu ada di 210 negara. Dari 210 negara ada beberapa negara itu berkelompok membuat Camps. Ketika membuat Camps kita begini bergantian, Outgoing dan Incoming. Mereka di kita itu dididik sangat baik sekali. Terpenting bagaimana mereka harus memperkenalkan tentang budaya kita dan bagaimana Lions yang ada di Indonesia,” tegas Ligia Emilia, mantan Sekretaris Kabinet dan Global Membership Team yang saat ini menjabat sebagai GMT, menambahkannya lebih lanjut.

LIONS ( Liberty Intelligence Our Nation’s Safety), memiliki visi menjadi pemimpin global dalam kegiatan pelayanan masyarakat dan kemanusiaan. Organisasi ini berdiri tahun 1917 di Chicago, USA. Dan didunia diakui sebagai The Best NGO in the World dalam sidang PBB tahun 2007.

Lions diperkenalkan di Indonesia oleh Bintoro, yang merupakan adik dari Sri Sultan Hamengkubuwono di tahun 1975. Lions Clubs merupakan organisasi pengabdian masyarakat dimana para anggotanya menjalin dan mengembangkan persahabatan , mengembangkan kepemimpinan, menyediakan waktu luang pemikiran dan tenaga untuk membantu sesama yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus membuat lingkungan hidup lebih sejahtera.

Lions Clubs tersebar di 210 negara dengan anggota mendekati 1,5 juta jiwa.
Dan adapun 5 (lima) Program Unggulannya kini yakni Pemberantasan Diabetes, Pemberdayaan kaum muda, Pelestarian lingkungan. Pemeliharaan serta perawatan mata, serta Penanggulangan kelaparan.

(tjo; foto lions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *