Keterangan Saksi Pertama Kasus Narkoba Dawiyah Sesuai Ekspektasi Kuasa Hukum

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Sidang ketiga kasus narkoba yang melibatkan Dawiyah cs di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (3/7) mengagendakan keterangan saksi. Dan dalam keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum tersebut telah dianggap telah sesuai dengan harapan dan ekspektasi kuasa hukum Dawiyah, Reyno Johannes Romen SH dan Idham Indraputra SH,MH, dari Uno and Partner Law Firm.

“Apa yang telah dijelaskan saksi telah sesuai dengan keterangan keterangan yang kami miliki. Jadi tidak ada yang perlu disanggah atas keterangan tersebut. Dan sebagai kuasa hukum, kami hanya menjalankan tongkat estafet dari kuasa hukum sebelumnya seperti yang telah dikemukakan Dawiyah di depan Majelis Hakim barusan,. Untuk selanjutnya terkait saksi yang meringankan nanti tengah kami persiapkan. Harapannya nanti Dawiyah dapat direhabilitasi biar bisa disembuhkan, ” urai Reyno dihadapan sejumlah media.

Dalam keterangannya saksi pertama dari Jaksa Penuntut Umum, saat ditanya Majelis Hakim, menjelaskan sejumlah fakta di malam dinihari 16 Februari 2018, bahwa saat pintu kamar di lantai atas di rumah kediaman Elvie Sukaesih di dobrak. Dijumpai Dawiyah bersama Sehan dan isteri Sehan tengah duduk bersama di lantai dimana dihadapannya terdapat seperangkat alat penghisap sabu sabu. Bahkan didalam dompet milik Dawiyah juga didapati sekantong plastik kecil sabu sabu.

Saksi selain memperlihatkan sejumlah alat pendukung adanya kegiatan sabu sabu tersebut seperti alumunium foil, timbangan dan handphone milik Dawiyah serta barang barang lainnya. Saksi yang juga anggota Kepolisian dari Polda Metro Jaya menerangkan bahwa saat di gerebeg Dawiyah mengakui dirinya memakai sabu sabu tersebut sesuai dengan hasil test urine saat itu. Meski tidak mengetahui berapa lama Dawiyah sudah memakainya. Dan pada saat ditemukan bersama Sehan, isteri Sehan dan dirinya tengah tidak melakukan aktifitas sabu meski dihadapannya ada alat alat untuk menghisap sabu.

Saksi juga menjelaskan jika Muhammad dan Dawiyah bukanlah target operasi dari jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya. Informasi yang didapat Kepolisian berasal dari laporan masyarakat dan teman Muhammad, Ompet, sehingga terjadi peristiwa tangkap tangan Muhammad, yang dilanjutkan penggerebekan dinihari terhadap Dawiyah, Sehan dan Isterinya di rumah kediaman Elbie Sukaesih di Cawang, Jakarta Timur.

Sementara dari sejumlah sumber yang didapat awak media diketahui bahwa saat penggerebekan di saat dinihari itu disebutkan secara jelas Dawiyah, Sehan dan isteri Sehan yang tengah hamil itu, sedang melakukan pesta sabu sabu, dikamar besar di lantai 2 di rumah kediaman Elvie Sukaesih ini. Bahkan diketahui secara jelas pula bahwa Dawiyah kerap mengkonsumsi sabu sabu sudah tak dapat dipungkiri lagi.

Namun nampaknya, sepanjang peradilan berlangsung, Kuasa Hukum Dawiyah cs atas keterangan Saksi Pertama dari Jaksa Penuntut Umum ini, tidak berusaha mengeksplore dari keterangan keterangan yang diberikan saksi tersebut. Sehingga seolah olah tidak menguasai sepenuhnya Berita Acara Perkara dari tindak pidana narkoba atas Dawiyah cs itu, salah satunya seperti keterangan saksi yang menyatakan seolah olah Tidak Ada Pesta Narkoba di kamar tersebut.

(tjo; foto yok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *