Jendral (Purn) Djoko Santoso: Ingatkan Antisipasi Kekurangan Pilpres Lalu Pada Pilpres Sekarang

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya menggandeng Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres)-nya. Pemilihan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Cawapres dengan sejumlah pertimbangan.

“Karena sudah menjadi keputusan kolektif, maka seluruh mesin partai bekerja keras untuk mengusung pasangan Capres Prabowo dan Cawapres Sandiaga Uno. Hanya saja kita harus tetap solid dan mengantisipasi kekurangan Pemilihan Presiden yang lalu di Pilpres saat ini,” jelas Djoko Santoso, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra saat ditemui di Resto Makita, Gudang Peluru, Jakarta Selatan.

Sebagai mantan tentara, kita hanya punya loyalitas dan soliditas, lanjut Djoko, semoga kader, simpatisan, pendukung dan masyarakat luas juga memiliki dua hal penting tersebut. Apalagi yang kita hadapi pertahana dengan segala kekuatan dan fasilitas yang dimilikinya. Jadi semua kita serahkan kerja keras semua elemen itu untuk hasil yang terbaik atas dukungan pada calon Capres serta Cawapres ini pada kehendak Nya, ungkapnya didampingi Zecky Alatas SH,MH selaku Ketua Umum Brigade 08.

Pengumuman Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Cawapres disampaikan di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/8). Selanjutnya Jumat (10/8), selepas sholat Jumat, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo – Sandiaga Uno yang di usung koalisi 4 partai ( PAN, Demokrat, Gerindra serta PKS) mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Sementara Ketua Umum Brigade 08, Zecky Alatas SH, MH, menegaskan sebagai organisasi massa yang independen mengapresiasi apa yang sudah ditetapkan dan menjadi keputusan kolektif untuk memilih Capres Prabowo dan Cawapres Sandiaga Uno. Sementara itu perti diketahui juga, bahwa saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu, Brigade 08 sebagai ormas mengusung sepenuhnya pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.
Menjaga persatuan umat salah satu hikmah yang sangat dalam di balik terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Cawapres Prabowo, ujar Ketua Garda 212, Ustaz Ansufri Idrus Sambo.

Prabowo telah menyelamatkan negeri ini dari perpecahan. Oleh karenanya dirinya rela Prabowo tak memilih cawapres sesuai hasil ijtima ulama Indonesia yakni Ustadz Abdul Somad dan Habib Salim Segaf Aljufri. Jika Prabowo memilih seorang Ulama juga sebagai wakilnya maka seakan-akan Ulama akan diadu dan umat akan menjadi korbannya. Dirinya merasa bersyukur dengan pilihan Prabowo dan partai koalisinya, lanjut Sambo lagi.

“Mari kita tetap fokus dengan #2019GantiPresiden dan tetap berprasangka baik kepada Allah bahwa pasangan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno dapat memenangi Pilpres 2019,” ajak Sambo.

Sedangkan di tempat terpisah, Ustadz Arifin Ilham, menilai Capres Prabowo cukup bijaksana dengan memilih Sandiaga Uno. Menurutnya hal itu sebagai upaya untuk tidak memperpecah umat. Seperti diketahui Ustadz Arifin Ilham sempat menjadi salah satu kandidat Cawapres Prabowo yang diusulkan Koalisi Ummat Madani. Bahkan mantan Mendagri Syarwan Hamid, sempat menemui Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais untuk menjembatani usulan itu ke Prabowo.

Selain Ustadz Arifin Ilham nama lain yang menjadi usulan Koalisi Ummat Madani yakni Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.
(tjo; foto dok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *