Jaga Pocong, Reinkarnasi Pocong Eksplorasi Silent Momen Hingga Akhir

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Menjaga sebuah suasana mencekam hingga akhir cerita film Jaga Pocong nampaknya cukup sukses digarap sutradara Hadrah Daeng Ratu, di film horor perdananya yang didirect bersama Spectrum Film, Unlimited dan Maxima Picture ini. Dan tidak sampai disana saja, totalitas Acha Septriasa sebagai pemeran utama Suster Mila pun terasa, yang mampu menjaga rasa penasaran penonton untuk menanti akhir cerita film tersebut.

Meski nampak terasa alur cerita berjalan lambat sekali, Jaga Pocong yang diawali fenomena mistis ‘suara burung kedasih’ yang konon mempertandakan adanya suara kematian serta alunan lagu ‘Di Wajahmu Kulihat Bulan’, yang dinyayikan Sam Saimun, lewat syairnya yang ditulis Mochtar Embut (1960) bermakna;

Di Wajahmu Kulihat Bulan
Yang mengintai di sudut kerlingan
Sadarkah tuan kau di tatap insan
Yang hauskan belaian
Di wajahmu kulihat bulan
Menerangi hati gelap rawan
Biarlah daku mencari naungan
Di wajah damai rupawan
Serasa tiada jauh dan mudah dicapai tangan
Ingin hati menjangkau kiranya tinggi di awan
Di wajahmu kulihat bulan
Bersembunyi di balik senyuman
Jangan biarkan ku tiada berkawan
Hamba menanti kan tuan

Makna dibalik ini syair inilah yang menjadi benang merah bagaimana proses kerinduan sebuah ‘roh pocong’ untuk bereinkarnasi ke tubuh yang baru yang cocok untuk bersemayam lewat potongan potongan adegan yang menakutkan. Proses reinkarnasi inilah yang terus dijahit sepanjang film ini oleh Acha Septriasa, yang dibantu ZackLee dan pemain cilik berbajat Aqila Herby sebagai Novi.

Preview film Jaga Pocong di Bioskop CGV, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (22/10), yang skenarionya digarap Baskara, nampaknya cukup mengiring penonton untuk turut merasakan jalannya proses reinkarnasi pocong tersebut. Namun sayangnya Baskara tak cukup waktu mempersingkat penonton untuk memahami motif mengapa reinkarnasi pocong harus terjadi. Meski ‘Semua akan jadi pocong pada waktunya….’

Tapi lagi lagi Hadrah sukses untuk membuat aktor seperti Jajang C Noer dan Fuad untuk berakting dan berdialog cukup efektif. Selain memaksa Zack Lee untuk berperan diluar akting yang biasa dilakoninya. Mungkin lewat Jaga Pocong yang ke-2 nanti bisa lebih memperkuat motif dari plot filmnya dan tentunya lebih mengeksplor lagi cerita yang kuat, efek visual yang lebih dramatis, tempo serta ambiancenya.

Diakui aktris kawakan Jajang C. Noer semakin sering tampil dalam film yang menebar rasa takut penontonnya alias horor. Dan kali ini merelakan tubuhnya berbalut kain kafan menjadi pocong dari awal hingga akhir cerita. Ia pun mengaku nyaris menyerah. Acha pun lewat pesan videonya dari Australia mengungkapkan bahwa film ini sangat berkesan menarik, menyeramkan, dan menakutkan. Sementara bagi Zack Lee mengaku tetap menikmati proses syuting Jaga Pocong, yang menurutnya memiliki plot cerita yang menarik sehingga dirinya mau terlibat didalamnya.

Jaga Pocong mengisahkan suster Mila, yang diperankan Acha Septriasa, untuk merawat seorang pasien dirumahnya. Dan nahas pasien yang dimaksud telah meninggal dunia. Akhirnya Mila bertemu dengan anak laki laki si pasien tersebut yang mendapat wasiat untuk menjaga jenazah sang ibu bersama Novi, puterinya. Film yang tayang serentak di layar bioskop Tanah Air mulai 25 Oktober mendatang, diakhiri dengan reinkarnasi roh pocong Sang Ibu dengan Suster Mila, karena telah mendapatkan tubuh yang baru untuk bersemayam. Sementara Novi pun mendapat tubuh yang baru untuk bersemayam lewat tubuh Suster Indah, sahabat suster Mila.

Ingat …. Semua akan jadi Pocong pada waktunya…. !

(Bgtj; foto ist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *