Ini Alasan Lion Air Soal Dua Penumpang Gagal Terbang

SUARAINDONEWS.COM, JakartaMaskapai Wings Air (Lion Air Group) telah menyelesaikan penanganan dua calon penumpang yang gagal terbang, secara baik dan sesuai aturan yang berlaku, pada Kamis (31/5/2018).

Wings Air dalam penerbangan (31/5/2018) mengoperasikan pesawat NATR 72-600 (AT76) registrasi PK-WHO, sesuai jadwal berangkat pukul 09.45 WIB dan telah mendarat di lapangan terbang Antara Bangsa Kuching pada 11.25 MYT.

Danang mengatakan pihaknya memberikan klarifikasi terkait penanganan dua calon penumpang Wings Air yang tidak dapat melanjutkan penerbangan IW1378 rute Bandar Udara Internasional Pontianak, Kalimantan Barat (PNK) ke Bandar Udara Internasional Kuching, Serawak, Malaysia (KCH).

“Kami menawarkan pengembalian dana (refund) 10 persen dari tarif dasar (basic fare) tiket dan penumpang tersebut telah menyetujui untuk refund, ” kata Kepala Humas Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro di Jakarta, Jumat (2/6/2018).

Danang mengatakan Refund kepada calon penumpang dijalankan menurut Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 185 Tahun 2015, bahwa pengembalian dibawah empat jam sebelum jadwal penerbangan mendapatkan 10 persen dari tarif dasar dana atau sesuai dengan kebijakan perusahaan.

“Dua calon penumpang IW1378 dikarenakan nama lengkap yang tertera pada tiket tidak sesuai dengan dokumen paspor. Yaitu data identitas pemegang dan berfungsi sebagai tanda pengenal resmi untuk melakukan perjalanan udara antarnegara (regional dan internasional), ” katanya.

Berdasarkan pengumpulan data dan informasi, ketika melakukan pelaporan diri (check-in): petugas check-in menemukan satu penumpang laki-laki tidak mencantumkan dua suku kata nama (dalam tiket tertulis dua suku kata nama. Sedangkan dalam paspor terdapat empat suku kata nama) dan satu penumpang wanita tidak mencantumkan nama belakang, seperti yang tertulis resmi dalam paspor.

Setelah mendapatkan penjelasan, kedua penumpang bermaksud untuk membeli tiket baru pada rute yang sama di customer services. “Namun counter check-in sudah tutup, sehingga tidak bisa menambah penumpang lagi, ” ujarnya.(Bams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *