Ilmuwan Kedokteran Preventive dan Anti Aging Indonesia Sangat Mumpuni dan Membanggakan di International Expert Symposium

SUARAINDONEWS.COM, Swedia-Ilmu kedokteran preventive dan anti aging sudah semakin mendunia termasuk di negara negara maju di belahan bumi Eropa. Dan kedokteran anti aging yang berada di bawah World Council of Preventive Medicine ini dapat juga menjadi primadona bukan hanya di negara maju tapi juga di negara negara seperti Indonesia. Apalagi riset dan pengembangan teknologi era Revolusi Industri 4.0 oleh para ilmuwan Indonesia sangat mumpuni dan membanggakan, tegas Prof. dr Deby Vinski, profesor Anti Aging pertama dunia asal Indonesia, yang juga Presiden Badan Akreditasi Anti-aging Dunia WOCPM, saat didaulat menjadi pembicara pada International Expert Symposium di Swedia.

Prof Deby yang ditemani Sekjen WOCPM, Prof dr Svetlana Trovimova, asal Rusia, mengemukakan bahwa kini betapa pentingnya pencegahan penyakit dan peran kedokteran anti aging di berbagai negara dalam mengedukasi masyarakat untuk memperhatikan kesehatan fisik dan mental warga negaranya. Selain tentunya membagikan sertifikat kepada para peserta yang berasal dari 20 negara tersebut.

Bagi perempuan cantik yang punya hobi menyelam dan yoga ini, bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat produktif dan awet muda sudah meluas di kalangan masyarakat. Dan beban negara terlalu berat jika hanya menunggu sakit. Karena itu, Prof Deby menyerukan untuk menjaga gaya hidup sehat, sikap mental positif karena rumah tangga yang harmonis dapat mengurangis stress. Dan stress faktor terbesar penyumbang penuaan dini, serangan stroke dan penyakit jantung dibanding genetik dan faktor lainnya.

Perlu diketahui pula bahwa Indonesia mendapatkan kehormatan menjadi Presiden dari organisasi bergengsi WOCPM ini, bersama Wakil Presiden dari Inggris, Jerman, Australia dan Belanda. Beranggotakan dari 74 negara, kepercayaan ini membuat Prof Deby, The Queen of anti aging, yang cantik ini, semakin disibukkan untuk mengunjungi ke sejumlah negara.

Diantaranya mengadakan pertemuan dengan Presiden Duterte, serta di tahun lalu sebelumnya di tahun lalu melakukan pertemuan bersama 3 menteri negara Philipina, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan dan Menteri Pertahanan. Dan dari sejumlah kunjungan ke sejumlah negara, para pemimpin negara semakin menyadari bahwa suatu bangsa akan maju, jika kesehatan warga negaranya optimal. Sehingga mereka dapat bekerja dan berkarya untuk memajukan bangsanya dengan total.

Vinski Tower sebagai pusat anti aging dunia dan stem cell yang pernah diresmikan Wapres Jusuf Kalla ( hampir 3 tahun yang lalu, red) kini semakin maju pesat dan tengah dalam persiapan membangun Vinski Tower 2. Untuk kapasitas Vinski Tower 1 terbatas , karena 10 lantai dipakai sendiri. Bahkan terkadang pasien harus dibagi ke beberapa lantai. Begitu juga untuk beberapa pasien VIP dibagi ke Penthouse di lantai 10.

“Alhamdulillah pasien VIP negeri ini mulai menyadari kalau ada Presiden Anti Aging Dunia di negerinya sendiri. Semoga ilmuwan kita makin dihargai dan berkembang di negara tercinta Indonesia,” pungkas Prof.Deby.

(benksu; foto ist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *