Hadiri Maulid Nabi, Gema Dzikir dan Sholawatan HMP Panaskan Mesin dan Sayap Partai Berkarya

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Dihadiri 15.000 jamaah di kediaman Haji Enjuh/ Zuhrotul Tamami, Dewan Pembina Patriot Nasionalis Berkarya (PNB), di jalan Kukun, Pasar Kemis, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dalam perhelatan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1440 H, Gema Dzikir dan Sholawatan, Pendiri PNB sekaligus Ketua Umum Partai Berkarya H.Hutomo Mandala Putra SH, didampingi jajaran Dewan Pembina lainnya, Ketua Umum PNB Ahmad Zen, Sekjen PNB Firman Harliansyah, Ketua Pemberdayaan Wanita DPP PNB Adinda Safitri dan semua jajaran struktural PNB se-Indonesia (Ketua DPD dan DPC se-Indonesia), hadir sekaligus memanaskan mesin dan sayap Partai Berkarya untuk Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Dalam sambutannya, H.Hutomo Mandala Putra SH, membahas masalah ekonomi kerakyatan apabila Partai Berkarya mendapat mandat dari rakyat Indonesia. Diantaranya program Dari, Oleh dan Untuk Rakyat. Dengan cara membuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terpadu sehingga masyarakat khususnya umat Islam Indonesia bisa mandiri.

Kemandirian tersebut tidak hanya membina dan memproduksi hasil alam, tetapi juga menyalurkannya melalui ritel miliknya, yakni Gerai ‘‘Gotong Royong’ (GoRo) di bawah naungan PT Berkarya Makmur Sejahtera. Tempat penyaluran bagi UMKM, Petani, Nelayan dan hasil alam lainnya untuk memenuhi swasembada suatu daerah, tambah Tommy lagi.

Berkaitan dengan ekonomi kerakyatan yang menjadi program partainya, keterlibatan pihak asing dalam toko retail dinilai sebagai bentuk pemerintah tidak memihak rakyat. Oleh karenanya, sangat mengkhawatirkan kalau asing ikut dalam pendistribusian toko retail di Indonesia. Artinya masyarakat yang mayoritas muslim akan bergantung kepada kaum minoritas, jelas Tommy.

Tahun politik tidak berpihak kepada umat Islam sebagai kaum mayoritas di negara ini. Adanya Partai Berkarya, tambahnya, sebagai kendaraan untuk membenahi masalah di Indonesia.

Sementara Ustadz Haikal mengingatkan kita untuk selalu teladani rasulullah saw. Perayaan Maulid Nabi Muhammas SAW merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi dari kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang membawa umat Islam keluar dari zaman kegelapan menuju alam yang terang benderang.

Agama Islam mengajarkan kita untuk selalu bersikap optimis dalam menghadapi segala macam tantangan dan persoalan, lanjut Ustadz Haikal, dalam Al Quran sudah ditegaskan bahwa putus asa adalah bukan sifat dan sikap seorang yang beriman dan seorang umat Nabi Muhammad SAW bukanlah orang yang lemah dan tak bersemangat.

Ketua Bidang Pemberdayaan Wanita DPP PNB Adinda Safitri dalam keterangannya menyatakan PNB adalah garda terdepan dalam mensukseskan dan memenangkan Pileg dan Pilpres 2019. Para pejuang politik yang tergabung dalam PNB saatnya kita harus  bangkit dan teruslah berjuang dan berkarya untuk mengembalikan kejayaannya Indonesia Raya, karena dalam hidup itu adalah perjuangan dan pertarungan yang harus kita menangkan.

Kita rapatkan barisan untuk menjadikan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. Katakan benar jika itu benar, salah jika itu salah. Itu keadilan yang kita inginkan, ujar Adinda.

Kalau kita ingin berhasil, kita harus berusaha. Kalau kita ingin menang, kita harus berjuang. Karena itu, kalau kita ingin maju, ingin sejahtera dan ingin hidup dalam masyarakat yang berkeadilan, kita harus berani berjuang dan sanggup berkorban, tutup Adinda.

(ing; foto ist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *