Generasi Muda Diminta Pahami Kiprah Ulama dan Tokoh Islam

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pelajar maupun santri dan generasi muda Islam lainnya untuk memahami peran dan kiprah para ulama dan tokoh Islam dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pertama, keluarnya fatwa jihad oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari yang berisikan ijtihad bahwa perjuangan membela tanah air sebagai Jihad Fi Sabilillah. Bila tewas dalam arena jihad maka akan syahid dan bila berkhianat maka hukumannya mati.

Kedua, keluarnya Mosi Integral Natsir yang ditujukan di Sidang Pleno Parlemen Sementara Republik Indonesia Serikat (RIS) tanggal 3 April 1950 oleh Menteri Penerangan RIS Mohammad Natsir seorang tokoh Islam terkemuka, pendiri sekaligus pemimpin Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), di kancah internasional. Natsir pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim se-Dunia (World Muslim Congress) dan ketua Dewan Masjid se-Dunia.

“Inilah peran sejarah yang sangat penting untuk dipahami semuanya termasuk santri-santri, generasi muda dan kalangan muda Islam lainnya, “ kata Hidayat saat menjadi pemateri empat pilar di Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (4/5/2018)

Apabila umat Islam mengetahui seluruh perjalanan pergerakan tokoh Islam dan ulama tersebut, maka umat Islam dalam memainkan peran umat Islam di Indonesia ini tidak gamang, tidak bingung oleh berbagai tuduhan, fitnahan bahwa Islam anti Indonesia dan radikal.

“Karena sejarah telah mencatat bahwa begitu besarnya peran ulama, tokoh islam dan umat Islam Indonesia bagi perjuangan kemerdekaan dan bersatunya Indonesia. Jadi jika ada yang masih mengatakan buruk seperti itu, dia harus kembali mempelajari sejarah Indonesia,” tandasnya.

Sementara Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah mengatakan sosialisasi Empat Pilar MPR merupakan momentum sangat tepat buat para santri generadsi muda Indonesia untuk menambah pengetahuan tentang bangsanya sendiri. Terutama seputar nilai luhur bangsa seperti Pancasila dengan memperhatikan dengan seksama segala materi yang diberikan.

“Ini adalah kesempatan kalian berada di tempat terhormat ini dan berada di hadapan Pimpinan MPR, jika dirasa kalian masih ada yang kurang bertanyalah seputar bangsa ini sebanyak-banyaknya, “ kata Siti Fauziah.

Siti Fauziah berharap agar peserta sosialisasi bisa menyerap segala materi yang diberikan, mampu memahami dan menjadi agen pemahaman menularkan pengetahuan dan implementasi Empat Pilar MPR di lingkungan masing-masing.(Bams/EK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *