Direktur PT.Terra Convexindo Tidak Layak Dijadikan Tersangka, Leon Merasa Dibohongi Anggia

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Persidangan perkara nomor 456/Pid.B/2018/PN.Jkt.Pst, yang telah menyangkakan Direktur PT.Terra Convexindo, MS, dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP, dalam sidangnya (9/5), menghadirkan sejumlah saksi diantaranya Anggia Siregar, Tya, Adji Laga dan beberapa saksi lagi.

Dalam kesaksian Anggia Siregar dihadapan Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum Rumondang SH dkk, Terdakwa dan Kuasa Hukumnya, Sujarwo SH and Partner, dipaparkan bahwa perkara hukum bermula akibat dari Sertifikat Tanah milik Anggia seluas 120 meter persegi di Pesona Kahyangan Depok, yang diperkirakam senilai Rp 2.5 M, menjadi Jaminan di JIExpo Kemayoran untuk perhelatan International Islamics Fair 2016 lalu, yang dihelat oleh PT.Terra Convexindo. Dimana hingga saat ini belum bisa dikembalikan kepada dirinya selaku pemilik.

Padahal sejak semula Anggia Siregar menolak untuk menjaminkannya dimanapun. Namun entah mengapa Anggia Siregar mau menjaminkannya kepada JIExpo Kemayoran dan secara sadar pula mau menandatangani penyerahan dokumen surat kepemilikan tanah tersebut.

Sementara saksi Tya, yang juga kakak ipar Anggia Siregar, merasa telah menjerumuskan adik iparnya sehingga Surat Tanah Anggia Siregar menjadi jaminan di JIEXpo Kemayoran untuk perhelatan IIF 2016 tersebut. Sekaligus dirinya merasa tertipu oleh Direktur PT Terra Convexindo, MS, yang ternyata tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan kekurangan bayar di JIExpo Kemayoran sehingga sertifikat tanah adik iparnya tertahan di JIExpo.

Sedangkan saksi Adji Laga, mengungkapkan bahwa dirinya telah dengan sadar memposisikan dirinya mewakili suami Anggia Siregar, untuk menandatangani dokumen yang diberikan JIExpo, meski hal itu atas ijin serta juga diketahui oleh saksi saksi lainnya.

Sementara Leon dari pihak JIExpo sebagai saksi marketing venue IIF 2016 pada sidang (14/5) dalam kesaksiannya menegaskan bahwa penyerahan sertifikat tanah milik Anggia diserahkannya sendiri kepada pihaknya, sesuai prosedur serta arahan tim legal JIExpo, dengan bukti tanda terima dan paraf di setiap halaman perjanjian yang dibubuhinya. Bahkan ketika Leon mengetahui bahwa ada orang lain (Adji Laga, red) yang turut menandatangani perjanjian tersebut. Leon merasa bahwa dirnya yang mewakili perusahaan JIExpo merasa dibohongi Anggie.

Dalam kesaksian para saksi sebelumnya (9/5) juga terungkap bahwa Sertifikat Tanah Direktur MS di Bambu Apus seluas 3.000 meter persegi yang berada di kawasan perumahan Perwira Tinggi AD, tak bisa dijaminkan untuk perhelatan IIF 2016, lantaran nilainya hanya ditaksir sekitar Rp 1.8 Miliar oleh saudara Edy Pranoto yang juga sahabat Anggia Siregar, jauh dari nilai yang diminta Direktur MS sebesar Rp 4 Miliar. Bahkan Edy Pranoto juga memperingatkan Anggia Siregar, sebelum ke Mega Kuningan, agar tidak mau menyerahkan sertifikat tanahnya untuk dijaminkan.

Dan dalam kesempatan usai persidangan, suami Direktur MS, Amran Rusnadi ST, Relasindo Corp, menegaskan akan terus melakukan upaya hukum atas tindakan dan dijadikannya Tersangka Direktur Terra Convexindo, MS, dan juga sebagai Ketua Panitia Event Organizer IIF 2016 di JIExpo Kemayoran 20-24 Oktober 2016, atas tuduhan penipuan dan juga penggelapan yang disangkakan oleh Jaksa Penuntut Umum, Rumondang SH dkk.

Sekaligus terus mengejar, dugaan keras adanya upaya menghilangkan barang bukti dan beberapa transaksi yang dilakukan oleh Team Panitia IIF JIExpo sebagai bagian dari sabotase dan persekongkolan yang dilakukan oleh Staff Panitia Penyelenggara PT.Terra Covexindo dalam upaya untuk menghilangkan data base penting yang ada di laptop dan dokumen penting lainnya.

Bahkan kini telah dilakukan pelaporan atas pencurian dan penjarahan barang milik Direktur PT.Terra Convexindo, MS, yang dilakukan oleh Tya dan kawan kawan sebagai oknum karyawan dan juga bagian dari Panitia JIExpo IIF 2016.

“Saya meyakini ada persengkongkolan dan sabotase oleh team panitia event IIF 2016 di JIExpo Kemayoran untuk menjebloskan Direktur PT.Terra Convexindo sebagai tersangka atas gagal bayar sisa sewa event IIF JIExpo 2016. Oleh karenanya, Direktur PT Terra Convexindo tidak layak dijadikan tersangka atas gagal bayar sewa tempat event tersebut,” tegas Amran SH, MH menutup pembicaraan.

(tjo; foto gha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *