Jauhi Narkoba, Tanpa Narkoba Kita Bisa Berkreasi, Berkarya dan Menghasilkan yang Positif

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Gelaran musik Jauhi Narkoba yang menjadi bagian program musik reguler di Grand Kemang Hotel, Jakarta, menampilkan dua musisi Abet dan Sondy, dengan karakter yang berbeda membuat suasana menjadi hangat dengan lagu lagu di era 70an hingga 90an yang mereka lantunkan. Dua musisi dengan karater berbeda ini berhasil membangun harmonisasi lewat vokal suara yang kental serta petikan lead guitar yang apik.

“Yang namanya musik itu harmoni. Mereka itu suatu hal berbeda yang menjadi sesuatu dan terbangunlah harmonisasi. Apapun mereka, siapapun mereka yang menjauhkan narkoba kita lebih seneng. Seperti the Guns N Roses, yang ditasbihkan sebagai The Most Dangerous Band in The World, diawal 90an serta dianggap paling rusuh di dunia. Tapi justeru di tahun 1990an itu, lirik lagu Don’t Cry menjadi lirik terbaik versi majalah Rolling Stone. Jadi orang yang berantakan ternyata punya lirik terbaik. Itu lah yang namanya harmoni, seperti penampilan Abet dan Sondy, malam ini,” ungkap Herry Koko Santoso, CEO Deteksi Production, saat ditemui (1/2).

Hari ini kita mengajak beberapa temen-teman musisi yang peduli dengan Indonesia untuk Jauh dari Narkoba, lewat tema Jauhi Narkoba, dan malam ini ada Abet dan Sondy. Terima kasih kepada mereka berdua yang telah hadir di Grand Kemang Hotel. Tadi kita bersama menikmati asyiknya mereka berkolaborasi. Mereka berdua bernyanyi dan bisa bermain musik, karena jauh dari narkoba, lanjut Herry Koko lagi.

Bagi Sondy, jargon Jauhi Narkoba sangat simple dan efisien. Justru dengan jargon yang sudah akrab bagi semua orang dan orang sudah tau, harus konsisten dan kita suport terus. Untuk sekarang ini memang harus jauhi narkoba dari segi apa pun, apapun kegiatannya kita harus menjauhi narkoba.

“Banyak sekali orang beralibi untuk kreasi dan apapun itu, udah saatnya kita tidak memakai itu pun kita tetap bisa berkreasi berkarya dan dapat menghasilkan hasil yang positif untuk Indonesia. Mumpung kita terekspos, kita bisa menyuarakan lebih sampai mungkin lewat media, musisi atau pun artis bisa menyuarakan untuk jauhkan narkoba”, ujar Sondy, yang didampingi Abet, dimana malam ini telah membawakan sekitar 20-25 lagu.

Sementara itu, seperti diketahui, kedua musisi ini sedikit berbeda genre, Abet merupakan musisi yang tergabung di My Streo ill Band, pernah menjuarai lomba lagu cipta lagu KPK, di tahun 2016 dengan judul Anti Korupsi. Untuk single sudah di cadaz pustaka judulnya Kenanglah, lebih agak pop barat dan agak ngerock juga. Abet pun tengah menyelesaikan mini albumnya (6 lagu baru 1 kita rilis, red). Dan untuk single kedua Sintetis segera dikeluarkan, selanjutnya nanti ada lagi. Sedangkan Sondy bersama Nine Lives Bandnya lebih kental dengan Classic Rock- nya. Kebetulan karakter vokal dan style dirinya hampir sama seperti seperti Mike Taylor. Tapi saat berkarya dirinya tetap menampilkan sisi Rock nya yang kental.

Narkoba tidak mengenal hujan, banjir, macet, dan longsor. Dia selalu ada dengan tujuan menghancurkan generasi Indonesia. Maka dari itu kita juga selalu ada terus untuk menyerukan Jauhi Narkoba. Oleh karenanya, setiap Sabtu kita selalu berusaha mengundang musisi untuk mau hadir dan main di Grand Kemang Hotel ini walaupun hujan, banjir, macet, longsor untuk menggaungkan Indonesia Jauh Dari Narkoba.

“Kita berharap bulan Maret itu teman-teman dibeberapa propinsi sudah mulai, bahkan bulan Februari sudah mulai satu provinsi, tetapi kami tetap berharap di bulan Maret sudah mulai, dan baru saja dari Jawa Barat, yaitu Cirebon sudah minta dan ingin banget, tetapi kan memang kita tidak bisa hadir disana, oleh karena itu menunjuk EO disana untuk menggelar acara seperti disini dan menyuarakan jauhi narkoba. Tapi kalau mereka bisa membuat acara yang lebih besar seperti konser jauhi narkoba kita persilahkan, tapi yang jelas beberapa radio sudah memulainya,” jelas Herry Koko Santoso lebih jauh.

Terkait penanganan Narkoba oleh BNN Pusat, Kepala BNN mengatakan dari 6 juta sekarang menurun menjadi 3,5 juta, artinya penurunannya sudah sangat jauh. Meski banyak hal harus tetap diwaspadai. Tetapi yang jelas selalu ada oknum, dan kalau kemarin ada yang tertangkap lagi, artinya BNN dan Kepolisian telah menunjukkan kinerjanya dan kita bagian mendukung menyampaikan hal hal baik tersrbut lewat musik. Tetap kita jadi bagian dari itu hari ini kita bagian mendukung dari prestasi yang sudah membaik itu, pungkas Herry Koko.

(tjo; foto lela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *