Anggota DPD RI Suntik Semangat Atlet Sea Games 2019

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Anggota DPD RI Sylviana Murni bersama Menpora Zainudin Amali kembali menyambangi Pemusatan Latihan (Pelatnas) Atlet Squash di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Sylviana memberikan apresiasi kepada para atlet Squash yang terus semangat berlatih, meski honorariumnya sudah tertahan cukup lama. Mpok Sylvi-panggilan karibnya- berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang menjadi kendala para atlet dan pelatih dengan cepat.

“Laporan akan langsung ditindak lanjuti agar para atlet fokus mengejar prestasi yang membanggakan Indonesia, ” kata Mpok Sylvi yang juga Sekjen PB Persatuan Squash Indonesia (PSI)

Selaku Anggota Komite III DPD RI yang membidangi Pemuda dan Olahraga, Mpok Sylvi kembali mengunjungi atlet selain menyuntik semangat para atlet Squash, juga untuk menjaga psikologi atlet agar tidak terganggu dengan hal kecil atau non teknis yang merusak konsentrasi dan semangat atlet.

Di Sea Games Filiphina, pada 30 November hingga 11 Desember 2019, Tim Squash Indonesia mentargetkan satu emas dari nomor double jumbo putra dan satu perunggu. Target tersebut terbilang realistis karena di Sea Games 2017, Tim Squash Indonesia hanya mendulang satu medali perak di nomor double jumbo putra dan tiga medali perunggu.

“Saya optimis perolehan medali bisa naik menjadi emas. Saya berharap, atlet Squash dapat meraih prestasi yang membanggakan untuk negara Indonesia, ” kata senator DKI Jakarta itu.

Setelah keluar dari Venue Squash Sylviana Murni langsung mendampingi Menpora menghadiri Kejurnas Karate Prakualifikasi PON 2019 yang jaraknya bersampingan dengan Venue Squash.

Sementara Zainudin Amali berharap pernak-pernik persoalan kecil yang ada di atlet, bisa secepatnya diselesaikan oleh cabang olahraga masing-masing. “Atlet tugasnya kejar prestasi, yang dibawa atlet adalah merah putih bukan atas nama pribadi, ” kata Menpora.(DSK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *