15 Menit 11 Juni Jadi Tekanan Besar Dawiyah Mengganti Kuasa Hukum

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Jelang memasuki Sidang Ketiga perkara narkoba yang menimpa Dawiyah cs, puteri dari Elvie Sukaesih, semakin menguak drama dibalik pergantian kuasa hukum Dawiyah yang dirasakan janggal oleh sebuah awak media. Lantaran kuasa hukum Dawiyah sebelumnya Zacky Alatas SH,MH, yang juga menantu Elvie Sukaesih itu, ternyata tiba tiba harus digantikan oleh kuasa hukum lainnya sejak 11 Juni 2018 lalu.

Hal tersebut baru diketahui sejumlah awak media, saat menyambangi Elvie Sukaesih yang didampingi Fitria, puteri tertua Elvie Sukaesih di Rumah Tahanan Perempuan, Pondok Bambu, Jakarta Timur, usai menjenguk Dawiyah (28/6). Dimana secara jelas dikemukakan Elvie Sukaesih bahwa penandatanganan pergantian kuasa hukum tersebut oleh Dawiyah dilakukannya pada 11 Juni 2018 atau empat hari sebelum Zacky Alatas SH,MH mengundurkan dirinya selaku kuasa hukum Dawiyah di kediamannya di jalan Wedana, Otista, Jakarta Timur.

Saat ditanyakan soal pertimbangan pergantian tersebut, Fitria yang mendampingi ibundanya Elvie Sukaesih, menjelaskan bahwa pergantian tersebut merupakan hal yang biasa terjadi dan sama sekali tidak ada persoalan dengan kuasa hukum sebelumnya. Karena pergantian tersebut merupakan keputusan Dawiyah sendiri dan disetujui oleh ibundanya atas kesepakatan keluarga.

Bahkan Elvie Sukaesih berharap putusannya ini membawa kebaikan buat keluarga dan khususnya pada Dawiyah. Peristiwa yang dialaminya tersebut merupakan peringatan Allah swt kepada keluarganya untuk lebih mendekatkan diri pada Nya. Dan untuk hal hal yang lain menyangkut hukum biar menjadi kewenangan kuasa hukum yang ada. Jadi tidak ada masalah yang harus dipersoalkan karena bagaimana pun mereka anak anaknya. Masih banyak sidang yang harus dijalani semoga Dawiyah dapat memperoleh putusan sesuai harapan untuk rehabilitasi.

Sementara di tempat terpisah, Zacky Alatas SH, MH, mengungkapkan bahwa drama 15 menit di tanggal 11 Juni 2018 lalu, dimana di hari yang sama dia bersama isterinya menjenguk Dawiyah menjadi tekanan psikis yang besar bagi Dawiyah untuk memutuskan mengganti kuasa hukumnya. Hal tersebut diungkapkan Dawiyah kepada kakaknya, Wirda, setelah 15 menit meninggalkan Rutan Pondok Bambu.

Karena tak ada penjelasan hingga menjelang iedhul fitri 1439 H, maka secara profesional Zacky Alatas SH,MH, memutuskan mundur dari kuasa hukum Dawiyah cs. Oleh karenanya dirinya meminta Dawiyah untuk jujur kepada dirinya dan juga kepada keluarganya untuk mengungkapkan kebenaran seberapa besar tekanan psikis yang dirasakannya. Sebab kebenaran dari mulut manusia memang pahit dirasakan. Tapi omongan manis setan merupakan racun bagi tubuhnya.

Profesionalitas hukum yang telah dilakukannya secara all out untuk menangani perkara hukum tersebut, baik sebagai praktisi maupun sebagai bagian keluarga. Senyatanya dilecehkan tanpa adanya alasan jelas yang diberikan. Begitupun etika dirinya sebagai kuasa hukum yang diminta secara pribadi serta oleh keluarga, dirusak oleh orang orang yang tak beretika yang merasa dirinya lebih pintar dan lebih mengerti hukum. Bahkan oleh sesama koleganya sendiri yang mengaku aku sebagai kuasa hukum.

Zacky Alatas SH, MH meminta Dawiyah jujur mengungkap Kebenaran atas tekanan tekanan yang dirasakannya selama ini. Agar tidak ada lagi kepalsuan yang diperlihatkan kepada masyarakat, tutup Zacky sekali lagi.

(tjo; ist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *